6 Cara Melihat IG Story Tanpa Diketahui Pemiliknya, Apa Bisa?

Daftar Isi

 

6 Cara Melihat IG Story Tanpa Diketahui Pemiliknya, Apa Bisa?



Instagram Story menjadi salah satu fitur yang paling sering digunakan untuk membagikan aktivitas sehari-hari. Mulai dari foto makanan, perjalanan, pekerjaan, sampai unggahan singkat tentang kehidupan pribadi, semuanya bisa muncul dan hilang dalam waktu 24 jam.

Namun, ada kalanya seseorang ingin melihat Story akun tertentu tanpa ingin namanya muncul di daftar penonton. Alasannya beragam. Bisa karena sekadar penasaran, ingin menjaga privasi, atau belum ingin pemilik akun mengetahui bahwa dirinya sedang memperhatikan unggahan tersebut.

Masalahnya, Instagram pada dasarnya memang dirancang agar pemilik Story dapat mengetahui akun yang melihat unggahannya. Tidak ada tombol resmi yang disediakan Instagram untuk mengaktifkan mode anonim ketika menonton Story.

Meski begitu, ada beberapa cara yang kerap digunakan pengguna untuk melihat atau mengakses konten Story dengan kemungkinan tidak langsung tercatat sebagai penonton. Metodenya memiliki batasan masing-masing, terutama untuk akun yang menggunakan pengaturan privat.

Berikut beberapa opsi yang bisa diketahui.

1. Memanfaatkan pratinjau Story dengan geser perlahan

Salah satu trik yang cukup lama dikenal pengguna Instagram adalah melihat sebagian Story melalui perpindahan antarkonten secara perlahan.

Metode ini memanfaatkan tampilan Story yang berada berurutan. Misalnya, Story akun yang ingin dilihat berada setelah Story akun lain yang sudah tersedia di beranda.

Caranya, buka Story dari akun yang posisinya berada sebelum akun target. Setelah itu, geser layar secara perlahan ke arah Story berikutnya tanpa benar-benar melepaskan jari.

Jika dilakukan dengan tepat, sebagian tampilan Story berikutnya dapat terlihat sebagai pratinjau. Setelah itu, layar dapat digeser kembali ke Story sebelumnya sebelum Story target terbuka sepenuhnya.

Namun, ada catatan penting. Metode ini bukan jaminan bahwa akun tidak akan tercatat sebagai penonton. Perubahan pada aplikasi Instagram dapat membuat mekanisme tersebut bekerja berbeda. Selain itu, video biasanya lebih sulit dilihat secara utuh dibandingkan gambar.

Jadi, anggap cara ini sebagai trik pratinjau, bukan fitur anonim resmi dari Instagram.

2. Menggunakan akun lain

Cara yang lebih sederhana adalah menggunakan akun Instagram lain yang tidak secara langsung mengidentifikasi diri sebagai akun utama.

Metode ini bisa digunakan ketika pengguna memang memiliki akun kedua. Misalnya, akun utama digunakan untuk kebutuhan pribadi, sedangkan akun lainnya digunakan untuk mengikuti topik, komunitas, atau kreator tertentu.

Jika akun target bersifat publik, pengguna dapat membuka Story melalui akun tersebut tanpa nama akun utama muncul dalam daftar penonton. Namun, pemilik Story tetap akan melihat akun kedua sebagai penonton.

Dengan kata lain, metode ini tidak benar-benar membuat aktivitas menjadi anonim. Hanya saja, identitas akun utama tidak digunakan.

Untuk akun privat, situasinya berbeda. Akun kedua tetap harus mendapatkan persetujuan pemilik akun sebelum dapat melihat konten yang dibatasi.

Karena itu, membuat akun kedua semata-mata untuk mengakses konten pribadi orang lain tetap perlu mempertimbangkan batas privasi dan aturan platform.

Baca juga : 7 Fitur Game yang Dulu Terasa Revolusioner, tapi Kini Mulai Bikin Pemain Kesal

3. Memakai situs penampil Story dari pihak ketiga

Di internet terdapat berbagai situs yang mengklaim bisa menampilkan Instagram Story tanpa membuat akun pengguna muncul dalam daftar viewers.

Biasanya cara kerjanya sederhana. Pengguna memasukkan username akun Instagram yang ingin dicari, kemudian situs tersebut menampilkan Story yang tersedia untuk akun publik.

Keuntungan metode ini adalah pengguna tidak perlu membuka Story melalui aplikasi Instagram secara langsung. Beberapa layanan bahkan menawarkan opsi untuk menyimpan foto atau video yang tersedia secara publik.

Namun, bagian ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati.

Jangan sembarangan memasukkan username dan kata sandi Instagram ke situs semacam itu. Situs yang meminta kredensial login akun utama patut dicurigai, terlebih jika tidak jelas siapa pengelolanya.

Selain itu, ketersediaan layanan pihak ketiga dapat berubah sewaktu-waktu. Ketika Instagram memperbarui sistemnya, layanan yang sebelumnya dapat membaca Story bisa tiba-tiba tidak berfungsi.

Jadi, jangan menganggap semua situs penampil Story sebagai layanan resmi Instagram.

4. Menggunakan browser desktop dan ekstensi

Pengguna komputer juga mungkin menemukan ekstensi browser yang menawarkan fitur untuk melihat, mengunduh, atau mengelola Instagram Story.

Cara umumnya adalah memasang ekstensi melalui toko ekstensi browser, kemudian membuka Instagram melalui komputer dan menggunakan fitur tambahan yang disediakan ekstensi tersebut.

Akan tetapi, ekstensi browser juga memiliki risiko tersendiri. Ekstensi tertentu dapat meminta izin untuk membaca data dari halaman web yang dibuka pengguna.

Sebelum memasangnya, periksa siapa pengembangnya, jumlah pengguna, ulasan, tanggal pembaruan, serta izin yang diminta.

Hindari ekstensi yang meminta akses berlebihan dan tidak menjelaskan dengan jelas alasan izin tersebut diperlukan.

Yang juga perlu diperhatikan, ekstensi yang bekerja hari ini belum tentu berfungsi setelah Instagram mengubah tampilan atau sistem teknisnya.

5. Melihat konten melalui unggahan ulang

Ada cara lain yang sebenarnya tidak membutuhkan trik teknis sama sekali, yaitu mencari apakah Story tersebut diunggah ulang di tempat lain.

Misalnya, seseorang mengunggah konten yang sama ke Instagram Story dan platform lain seperti TikTok, Facebook, atau bahkan feed Instagram. Jika kontennya memang bersifat publik, pengguna mungkin dapat melihatnya melalui sumber tersebut tanpa harus membuka Story aslinya.

Cara ini memang tidak selalu berhasil. Tidak semua orang mengunggah konten yang sama ke berbagai platform.

Namun, dari sisi keamanan akun, metode ini relatif lebih sederhana dibandingkan memasukkan kredensial Instagram ke layanan yang tidak dikenal.

Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur pencarian Instagram untuk menemukan postingan atau Reel yang berkaitan dengan konten Story tersebut.

6. Menunggu Story menjadi konten publik

Jika tujuannya hanya ingin mengetahui isi konten dan tidak terburu-buru, sebenarnya ada pilihan paling sederhana: menunggu.

Story Instagram memang dirancang untuk menghilang setelah 24 jam, tetapi pemilik akun dapat mengarsipkan atau memasukkannya ke Highlights. Dalam beberapa kasus, konten yang sebelumnya dibagikan melalui Story juga kemudian diunggah kembali sebagai postingan, Reel, atau konten di platform lain.

Cara ini mungkin terdengar kurang menarik dibandingkan berbagai trik anonim, tetapi justru paling minim risiko.

Tidak perlu memasang aplikasi tambahan, memberikan akses akun kepada pihak ketiga, atau membuat akun baru.

Bagaimana dengan akun Instagram yang di-private?

Ini menjadi bagian yang sering disalahpahami.

Jika sebuah akun Instagram menggunakan mode privat, kontennya memang dibatasi untuk orang yang telah mendapatkan akses. Layanan pihak ketiga yang mengklaim dapat membuka Story akun privat patut dicurigai.

Tidak ada metode normal yang seharusnya digunakan untuk melewati pembatasan privasi tersebut.

Jika ingin melihat Story dari akun privat, cara yang sesuai adalah mengirim permintaan mengikuti dan menunggu apakah pemilik akun menyetujuinya.

Membuat akun palsu untuk memperoleh akses juga memiliki persoalan tersendiri. Selain berpotensi menimbulkan masalah kepercayaan jika identitas tersebut diketahui, pengguna sebaiknya tidak menggunakan akun untuk menyamar, menipu, menguntit, atau mendapatkan akses ke informasi pribadi seseorang tanpa persetujuan.

Apakah pemilik Instagram bisa mengetahui kita melihat Story?

Pada dasarnya, Instagram memang menyediakan daftar akun yang melihat Story. Karena itu, tidak ada metode resmi yang menjamin pengguna dapat menonton Story secara anonim.

Trik pratinjau, akun kedua, situs pihak ketiga, maupun ekstensi browser memiliki keterbatasan masing-masing. Bahkan jika sebuah metode pernah berhasil, pembaruan Instagram dapat membuat perilakunya berubah.

Hal ini penting karena banyak tutorial di internet menggunakan istilah seperti "100 persen anonim" atau "dijamin tidak ketahuan". Klaim semacam itu sebaiknya tidak langsung dipercaya.

Aplikasi dan situs yang menawarkan fitur tambahan juga perlu diperiksa dari sisi keamanan. Jangan memberikan password, kode OTP, atau kode autentikasi dua faktor Instagram kepada layanan yang tidak jelas.

Jangan asal memasukkan password Instagram

Bagian ini justru lebih penting daripada sekadar mengetahui trik melihat Story.

Jika sebuah situs meminta username dan password Instagram agar bisa memberikan akses ke fitur "anonymous viewer", sebaiknya jangan langsung memasukkannya.

Kredensial akun merupakan informasi sensitif. Jika jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab, akun dapat berisiko diambil alih.

Hal yang sama berlaku untuk kode OTP dan kode autentikasi dua faktor. Kode tersebut tidak boleh diberikan kepada orang lain hanya karena mereka mengaku sebagai administrator layanan atau menawarkan fitur tertentu.

Jika pernah memasukkan informasi login ke layanan yang meragukan, segera pertimbangkan mengganti password dan memeriksa aktivitas login akun.

Jadi, apakah melihat IG Story tanpa ketahuan benar-benar bisa?

Jawabannya tidak sesederhana "bisa" atau "tidak bisa".

Instagram tidak menyediakan tombol resmi untuk menonton Story secara anonim. Beberapa trik dan layanan pihak ketiga mungkin dapat menampilkan konten dari akun publik tanpa membuka Story melalui akun Instagram utama, tetapi tidak ada jaminan bahwa metode tersebut selalu berhasil.

Selain itu, sistem Instagram dapat berubah. Metode yang berfungsi pada satu versi aplikasi belum tentu bekerja pada versi berikutnya.

Kalau tujuanmu hanya ingin menjaga privasi, pilihan paling aman adalah menghindari layanan yang meminta informasi login dan tidak mencoba mengakses akun privat tanpa izin.

Pada akhirnya, rasa penasaran terhadap Story seseorang memang manusiawi. Namun, menjaga keamanan akun sendiri dan menghormati privasi pemilik akun tetap jauh lebih penting daripada sekadar memastikan username tidak muncul di daftar viewers.

Posting Komentar