Instagram Kini Bisa Tampilkan Postingan yang Menandai Kamu di Feed Profil, Begini Cara Mengaturnya

Daftar Isi

 


Instagram kembali menghadirkan fitur yang membuat pengguna punya lebih banyak kebebasan dalam mengatur tampilan profil. Kali ini, postingan dari akun lain yang menandai atau melakukan tag kepada pengguna bisa ditampilkan langsung di feed utama profil.

Sebelumnya, ketika seseorang ditandai dalam foto atau video yang diunggah oleh akun lain, konten tersebut hanya muncul di bagian khusus postingan yang ditandai atau Tagged. Konten tersebut tidak otomatis masuk ke grid utama profil pengguna.

Kini Instagram memberikan opsi baru. Pengguna dapat memilih postingan yang menandai mereka untuk ditampilkan di feed utama profil. Dengan demikian, foto atau video yang dibuat oleh akun lain tetap bisa menjadi bagian dari tampilan grid profil tanpa perlu diunggah ulang secara manual.

Fitur ini memberikan pilihan tambahan bagi pengguna yang ingin membuat tampilan profil terasa lebih lengkap. Foto bersama teman, konten kolaborasi, hingga postingan tertentu yang dianggap menarik bisa ditampilkan langsung di halaman utama.

Tidak Perlu Mengunggah Ulang Postingan

Salah satu hal menarik dari fitur ini adalah pengguna tidak perlu membuat postingan baru hanya untuk menampilkan konten yang sebenarnya sudah diunggah orang lain.

Sebelum adanya opsi tersebut, jika seseorang ingin sebuah foto dari akun lain terlihat di grid profil utama, salah satu cara yang mungkin dilakukan adalah meminta foto tersebut lalu mengunggahnya kembali. Cara seperti ini tentu kurang praktis karena menghasilkan postingan baru dengan konten yang sebenarnya sudah tersedia.

Dengan fitur baru Instagram, prosesnya menjadi lebih sederhana. Selama akun pengguna ditandai dalam postingan tersebut, pengguna dapat memilih untuk menampilkannya di grid utama profil.

Foto yang diunggah teman, misalnya, dapat tetap berada di akun teman sebagai sumber asli. Sementara itu, pengguna yang ditandai bisa memilih menampilkan postingan tersebut di profilnya sendiri.

Jadi, fitur ini bukan mekanisme untuk memindahkan kepemilikan konten. Postingan tetap berasal dari akun yang membuat dan mengunggahnya.

Berguna untuk Foto Bersama Teman

Fitur ini bisa terasa cukup berguna bagi pengguna yang sering mendapatkan tag dari teman.

Bayangkan seseorang menghadiri acara bersama teman. Setelah acara selesai, salah satu teman mengunggah foto bersama ke Instagram dan menandai akun-akun yang ada di dalam foto.

Foto tersebut memang bisa dilihat melalui tab Tagged. Namun, pengguna yang ditandai mungkin merasa foto tersebut cukup bagus untuk ikut ditampilkan di halaman profil utama.

Dengan fitur baru ini, pengguna tinggal memilih opsi untuk menambahkannya ke grid.

Hal tersebut juga dapat digunakan untuk foto perjalanan, acara keluarga, kegiatan komunitas, maupun berbagai momen bersama orang lain. Pengguna tidak harus menjadi orang yang mengunggah foto terlebih dahulu agar konten tersebut bisa ikut menghiasi profil.

Bagi sebagian orang, hal ini dapat membuat profil terasa lebih menggambarkan aktivitas mereka secara keseluruhan, bukan hanya konten yang mereka produksi sendiri.

Bisa Dimanfaatkan untuk Konten Kolaborasi

Selain foto bersama teman, fitur ini juga berpotensi berguna untuk kreator yang sering melakukan kolaborasi.

Seorang kreator mungkin terlibat dalam sebuah proyek konten yang diunggah oleh kreator lain. Setelah ditandai dalam postingan tersebut, ia dapat memilih apakah konten tersebut layak ditampilkan di grid utama profilnya.

Hal ini membuat profil menjadi semacam kumpulan konten yang tidak hanya berisi karya pribadi, tetapi juga berbagai kolaborasi yang pernah dilakukan.

Bagi kreator, pilihan semacam ini bisa membantu memperlihatkan hubungan dengan komunitas atau kreator lain. Pengunjung profil pun dapat memperoleh gambaran lebih luas mengenai aktivitas dan kolaborasi yang pernah dilakukan pemilik akun.

Namun, keputusan tetap berada di tangan pemilik profil. Postingan yang menandai pengguna tidak otomatis masuk ke grid utama hanya karena pengguna tersebut ditandai.

Pengguna masih harus memilih sendiri konten mana yang ingin ditampilkan.

Ada Beberapa Cara Menambahkan Postingan ke Grid

Instagram menyediakan beberapa cara untuk memasukkan postingan yang menandai pengguna ke feed profil utama.

Salah satunya dapat dilakukan melalui notifikasi tag yang diterima pengguna di Direct Message. Ketika mendapatkan pemberitahuan bahwa akun mereka ditandai dalam sebuah postingan, pengguna dapat memilih opsi untuk menambahkan postingan tersebut ke profil.

Cara ini cukup praktis karena pengguna bisa langsung menentukan tindakan ketika notifikasi tag muncul.

Selain melalui notifikasi, pengguna juga dapat menggunakan menu tiga titik yang tersedia pada postingan yang ingin ditampilkan di grid utama. Dari menu tersebut, pengguna dapat memilih opsi yang berkaitan dengan penambahan postingan ke profil.

Ada pula cara lain melalui tab Tagged yang terdapat pada halaman profil.

Pengguna cukup membuka bagian postingan yang ditandai, kemudian mencari foto atau video yang ingin dimasukkan ke grid utama. Setelah menemukan postingan yang diinginkan, pengguna dapat menekan dan menahan postingan tersebut untuk memunculkan pilihan yang tersedia.

Dengan beberapa metode tersebut, pengguna tidak perlu mencari-cari terlalu jauh untuk mengatur postingan yang ingin ditampilkan.

Baca juga : Instagram Kini Bisa Tampilkan Postingan yang Menandai Kamu di Feed Profil, Begini Cara Mengaturnya

Urutan Postingan Mengikuti Tanggal Publikasi

Ada satu hal yang perlu diperhatikan setelah postingan tag ditambahkan ke grid utama.

Postingan tersebut akan mengikuti urutan berdasarkan tanggal publikasi aslinya. Artinya, pengguna tidak sepenuhnya bebas menentukan postingan tersebut harus muncul di posisi paling baru dalam grid hanya berdasarkan waktu ketika postingan ditambahkan ke profil.

Tanggal publikasi asli tetap menjadi salah satu dasar pengurutan.

Namun, ada pengecualian jika pengguna sebelumnya sudah menggunakan fitur untuk mengatur susunan grid profil secara manual.

Instagram memang telah menyediakan kemampuan untuk mengatur tampilan susunan grid secara lebih fleksibel. Karena itu, urutan postingan dapat dipengaruhi oleh pengaturan grid manual yang sudah dilakukan sebelumnya.

Hal ini menjadi penting bagi pengguna yang sangat memperhatikan estetika tampilan profil.

Bagi mereka, grid Instagram bukan sekadar kumpulan foto, tetapi juga bagian dari identitas visual. Penambahan satu postingan baru bisa saja memengaruhi susunan keseluruhan, terutama jika pengguna sudah menata feed agar terlihat rapi.

Postingan Bisa Dihapus Lagi dari Grid

Menariknya, keputusan untuk memasukkan postingan tag ke feed utama bukan keputusan permanen.

Jika setelah beberapa waktu pengguna merasa postingan tersebut tidak lagi cocok dengan tampilan profil, postingan itu dapat dihapus kembali dari grid utama.

Proses ini tidak sama dengan menghapus postingan asli.

Mengeluarkan postingan dari grid profil pengguna hanya menghilangkan tampilan postingan tersebut dari feed utama profil. Postingan asli tetap berada di akun yang pertama kali mengunggahnya.

Konten tersebut juga tetap tersedia di tab Tagged.

Jadi, pengguna tidak perlu khawatir bahwa ketika mereka menghapus postingan dari grid utama, foto atau video tersebut akan ikut hilang dari Instagram. Yang berubah hanyalah cara konten tersebut ditampilkan pada profil pengguna yang ditandai.

Ini membuat fitur tersebut relatif fleksibel. Pengguna bisa mencoba memasukkan sebuah postingan ke grid dan mengubah keputusan kapan saja jika merasa hasilnya kurang cocok.

Lebih Banyak Kontrol untuk Tampilan Profil

Jika dilihat secara keseluruhan, fitur ini memperluas fungsi profil Instagram sebagai ruang untuk mengkurasi identitas visual pengguna.

Sebelumnya, grid utama lebih identik dengan konten yang dibuat dan diunggah sendiri. Sementara itu, postingan dari orang lain yang menandai pengguna dipisahkan ke tab Tagged.

Sekarang, Instagram memberikan pilihan untuk menggabungkan sebagian konten tersebut ke dalam tampilan utama.

Pengguna pun bisa lebih bebas menentukan bagaimana mereka ingin dikenali ketika seseorang membuka profilnya.

Seseorang yang ingin mempertahankan feed yang sangat personal bisa saja hanya memasukkan beberapa postingan tag yang benar-benar dianggap penting. Sebaliknya, pengguna yang senang menampilkan aktivitas bersama orang lain dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk membuat profil terasa lebih ramai.

Kreator juga dapat menggunakannya untuk memperlihatkan berbagai kolaborasi yang pernah dilakukan tanpa harus mengunggah ulang materi yang sama.

Tetap Perlu Memperhatikan Kerapian Grid

Meski memberikan lebih banyak kebebasan, fitur ini juga membuat pengguna perlu lebih memperhatikan tampilan grid.

Tidak semua postingan yang menandai pengguna otomatis cocok dengan gaya feed yang sudah ada. Warna, komposisi gambar, format foto atau video, hingga tema konten bisa berbeda dari unggahan pribadi.

Karena itu, sebaiknya pengguna tetap memilih secara selektif.

Kalau sebuah foto memang bagus, punya nilai kenangan, atau relevan dengan identitas profil, memasukkannya ke grid bisa menjadi pilihan menarik. Namun, jika postingan tersebut justru membuat tampilan feed terasa berantakan, pengguna masih bisa membiarkannya tetap berada di tab Tagged.

Dengan kata lain, fitur ini bukan berarti semua postingan yang menandai kita harus masuk ke grid utama.

Justru nilai utamanya ada pada pilihan yang diberikan Instagram kepada pengguna.

Fitur Sederhana, tetapi Bisa Mengubah Cara Mengelola Profil

Kehadiran fitur ini menunjukkan bahwa Instagram semakin memberikan kontrol kepada pengguna dalam mengatur tampilan halaman profil.

Postingan dari akun lain yang sebelumnya hanya tersimpan di bagian Tagged kini bisa dipilih untuk ikut muncul di feed utama. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk foto bersama teman, kegiatan komunitas, konten kolaborasi, atau postingan lain yang dianggap layak ditampilkan.

Di sisi lain, kepemilikan postingan tetap berada pada akun yang mengunggahnya. Pengguna yang ditandai hanya memiliki pilihan untuk menampilkan atau menghapus tampilan postingan tersebut dari grid profilnya.

Cara menggunakannya juga relatif sederhana. Pengguna bisa memanfaatkan notifikasi tag melalui Direct Message, menu tiga titik pada postingan, atau tab Tagged di halaman profil. Setelah ditambahkan, urutannya mengikuti tanggal publikasi asli, meskipun susunan tersebut dapat dipengaruhi oleh fitur pengaturan grid manual.

Dan jika berubah pikiran, postingan dapat dikeluarkan lagi dari grid tanpa menghapus konten asli.

Bagi pengguna Instagram yang selama ini merasa tab Tagged terlalu terpisah dari feed utama, fitur baru ini tentu bisa menjadi tambahan yang cukup menarik. Kini, profil bukan hanya soal apa yang kita unggah sendiri, tetapi juga tentang konten apa yang kita pilih untuk ikut mewakili diri kita.




Posting Komentar