Banyak yang Tak Sadar, 7 Game Ini Berlatar Lokasi di Dunia Nyata

Daftar Isi

 

Banyak yang Tak Sadar, 7 Game Ini Berlatar Lokasi di Dunia Nyata



Dunia game biasanya identik dengan tempat-tempat fiksi yang dibuat khusus untuk kebutuhan cerita. Kota, desa, hutan, hingga bangunan di dalamnya dirancang agar sesuai dengan tema dan gameplay yang ingin ditawarkan developer. Namun, tidak semua game membangun dunianya dari nol.

Sejumlah developer justru mengambil inspirasi dari lokasi yang benar-benar ada di dunia nyata. Tingkat kemiripannya pun berbeda-beda. Ada game yang hanya mengambil inspirasi dari bentuk kota atau suasana sebuah wilayah, tetapi ada juga yang mereplikasi jalan, bangunan, landmark, hingga kondisi geografis dengan sangat detail.

Hal tersebut membuat beberapa game terasa seperti mengajak pemain melakukan perjalanan virtual ke tempat sungguhan. Menariknya, tidak semua lokasi mudah dikenali. Beberapa tempat yang dijadikan inspirasi merupakan wilayah yang tidak terlalu terkenal di kalangan wisatawan atau pemain game.

Berikut tujuh game yang ternyata mengambil inspirasi dari lokasi nyata di dunia.

1. Alan Wake 2

Alan Wake 2 membawa pemain menjelajahi wilayah Pasifik Barat Laut Amerika Serikat melalui sejumlah lokasi fiksi, seperti Bright Falls, Cauldron Lake dan Watery. Walaupun tempat-tempat tersebut tidak benar-benar ada dengan nama tersebut, lingkungan di dalam game ternyata banyak mengambil inspirasi dari lokasi nyata.

Salah satu inspirasi utama untuk Bright Falls adalah Astoria, sebuah kota pelabuhan di Oregon. Remedy menggunakan kota tersebut sebagai referensi untuk layout, infrastruktur dan suasana Bright Falls.

Salah satu contoh yang menarik adalah Suomi Hall. Bangunan di dalam Alan Wake 2 tersebut didasarkan pada bangunan nyata dengan nama yang sama di Astoria. Bangunan aslinya telah berdiri sejak 1886 dan berada di bawah Astoria Megler Bridge.

Tidak hanya itu, sejumlah lokasi penting dalam game juga memiliki referensi dunia nyata. Bright Falls Light & Power, Bright Falls Dam, Cauldron Lake dan Cauldron Lake Lodge masing-masing memiliki kemiripan dengan Gorge Powerhouse, Diablo Dam, Crater Lake dan Lake Quinault Lodge.

Dengan pendekatan tersebut, dunia Alan Wake 2 terasa lebih meyakinkan karena meskipun ceritanya fiksi, lingkungan yang ditemui pemain memiliki akar dari tempat nyata.

2. Kingdom Come: Deliverance 2

Kingdom Come: Deliverance 2 menjadi salah satu contoh game yang menggunakan lokasi dunia nyata dengan sangat serius. Game ini membawa pemain kembali ke wilayah Bohemia pada era abad pertengahan dengan pendekatan historis yang cukup kuat.

Berbeda dari game yang hanya mengambil inspirasi visual, sejumlah lokasi dalam Kingdom Come: Deliverance 2 benar-benar berdasarkan tempat yang ada di Republik Ceko.

Kuttenberg, salah satu kota penting dalam cerita, sebenarnya terinspirasi dari Kutna Hora. Kota tersebut berada di Republik Ceko dan menjadi salah satu lokasi penting yang direpresentasikan dalam game.

Ada pula Trosky Castle yang dapat ditemukan di kawasan Bohemian Paradise. Beberapa landmark lain seperti Nebakov Fortress, Italian Court dan Sedlec Ossuary juga memiliki kaitan dengan lokasi nyata.

Bahkan beberapa kota kecil seperti Semine dan Troskovice memiliki inspirasi dari tempat yang berada di wilayah timur laut Praha.

Detail seperti ini membuat Kingdom Come: Deliverance 2 terasa berbeda. Pemain tidak hanya menjelajahi dunia abad pertengahan fiksi, tetapi juga dapat menemukan jejak tempat-tempat yang memang pernah ada di dunia nyata.

3. The Vanishing of Ethan Carter

The Vanishing of Ethan Carter merupakan game misteri yang membawa pemain ke sebuah wilayah bernama Red Creek Valley. Lokasi tersebut memang merupakan kota fiksi yang berada dalam cerita, tetapi inspirasi lingkungannya justru berasal dari Polandia.

Sebagian besar lokasi dalam game terinspirasi dari Pilchowice, sebuah kota nyata di Polandia. Developer mengambil sejumlah landmark di wilayah tersebut dan mengadaptasinya ke dalam dunia game.

Salah satu contoh paling menarik adalah jembatan kayu yang dilewati pemain ketika pertama kali memasuki Red Creek Valley. Jembatan tersebut terinspirasi dari Most na Bobrze w Pilchowicach.

Bendungan di dalam game juga memiliki inspirasi nyata, yaitu Zapora Pilchowice. Bendungan tersebut berkaitan dengan pembangkit hidroelektrik yang menjadi salah satu bagian penting dari sejarah kawasan tersebut.

Selain itu, stasiun kereta dan permukiman di sekitar lokasi permainan juga mengadopsi sejumlah landmark dari wilayah Lower Silesian.

Karena nama dan latar dalam game dibuat berbeda, pemain mungkin tidak langsung menyadari bahwa lingkungan yang mereka jelajahi memiliki referensi dari tempat nyata.

Baca juga : 7 Game PlayStation Paling Fenomenal yang Berusia 10 Tahun di 2026

4. Dying Light

Dying Light dikenal karena kota Harran yang menjadi arena utama permainan. Kota tersebut dipenuhi bangunan padat, jalan sempit, area kumuh, kawasan tua dan berbagai lingkungan yang membuatnya cocok sebagai lokasi wabah zombie.

Menariknya, Harran dalam game ternyata banyak terinspirasi dari Istanbul dan wilayah sekitarnya di Turki.

Struktur bangunan serta tata kota yang padat mengambil referensi dari karakteristik kawasan di Turki. Bahkan, Old Town dalam Dying Light juga memiliki kemiripan dengan Mardin, kota lain di Turki yang berada tidak jauh dari kawasan Sungai Tigris.

Nama beberapa distrik di Harran juga memiliki kemiripan dengan nama wilayah nyata. Beberapa di antaranya merupakan versi yang sengaja dibuat berbeda atau salah eja dari nama distrik tertentu di Istanbul.

Hal yang cukup unik adalah memang terdapat kota nyata bernama Harran di Turki. Kota tersebut memiliki nilai sejarah yang penting, tetapi secara visual sama sekali tidak menyerupai Harran yang ada dalam Dying Light.

Jadi, meskipun namanya kebetulan sama, inspirasi utama kota dalam game berasal dari wilayah lain di Turki.

5. Firewatch

Firewatch membawa pemain ke suasana alam yang sangat berbeda. Game petualangan dengan unsur misteri ini menempatkan pemain sebagai penjaga hutan yang bertugas dari sebuah menara pengawas di kawasan Shoshone National Forest, Wyoming.

Yang menarik, Shoshone National Forest benar-benar ada di dunia nyata. Kawasan tersebut juga dikenal sebagai destinasi wisata yang berada di sekitar Yellowstone National Park.

Developer Campo Santo memang mendapatkan kebebasan kreatif untuk mengatur ulang sejumlah bagian lingkungan agar cocok dengan kebutuhan cerita dan gameplay. Karena itu, layout hutan dalam game tidak sepenuhnya sama dengan lokasi sebenarnya.

Namun, beberapa tempat dan landmark tetap dibuat berdasarkan lokasi nyata. Hasilnya adalah lingkungan Firewatch yang terasa sangat autentik.

Pemain yang mengetahui wilayah Wyoming dan sekitarnya bahkan bisa mendapatkan pengalaman berbeda ketika melihat kemiripan antara lingkungan game dengan kondisi dunia nyata.

Perpaduan antara hutan luas, menara pengawas, dan suasana alam yang sepi juga menjadi salah satu alasan Firewatch terasa begitu imersif.

6. Days Gone

Days Gone mungkin menjadi salah satu game dalam daftar ini yang menggunakan dunia nyata dalam skala paling luas.

Game besutan Bend Studio ini membawa pemain menjelajahi kawasan Pasifik Barat Laut, khususnya Oregon, Amerika Serikat. Banyak landmark alam dan jalan raya dalam game ternyata memiliki referensi langsung dari lokasi sungguhan.

Beberapa di antaranya adalah Mount Thielsen, Crater Lake, Mount Bachelor, Rainbow Falls, Three Fingered Jack dan Diamond Lake.

Bahkan Highway 97 juga direpresentasikan dalam dunia Days Gone.

Menariknya, pilihan Oregon sebagai inspirasi bukan sesuatu yang mengejutkan. Bend Studio sendiri bermarkas di Bend, Oregon. Dengan kata lain, developer mengambil banyak inspirasi dari lingkungan yang memang berada dekat dengan mereka.

Namun, karena sebagian besar lokasi tersebut tidak seterkenal landmark dunia seperti New York atau Paris, banyak pemain mungkin tidak langsung menyadari kemiripannya.

Ketika pemain mengetahui lokasi aslinya, pengalaman bermain Days Gone bisa terasa seperti perjalanan virtual menyusuri Oregon dalam versi pasca-apokaliptik.

7. The Division 2

The Division 2 menjadi salah satu contoh paling jelas ketika sebuah game mengambil kota nyata sebagai latarnya.

Game buatan Ubisoft ini membawa pemain ke Washington D.C., Amerika Serikat. Dalam cerita, kota tersebut berada dalam kondisi kacau setelah wabah Green Poison menyebabkan kehancuran dan krisis besar.

Untuk menghadirkan Washington D.C. secara meyakinkan, Ubisoft melakukan penelitian terhadap kota tersebut hingga ke berbagai detail.

Landmark terkenal seperti Ronald Reagan Building, Lincoln Memorial dan Washington Monument dibuat dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi terhadap bangunan aslinya.

Tidak hanya bangunan besar, elemen lingkungan seperti jalan raya, persimpangan dan taman juga direplikasi dengan detail. Hal tersebut membuat pemain bisa mengenali karakteristik Washington D.C. meskipun kota tersebut sedang digambarkan dalam kondisi pasca-wabah.

Pendekatan ini juga membuat eksplorasi The Division 2 terasa berbeda. Pemain tidak hanya mengingat lokasi berdasarkan nama dalam game, tetapi bisa menghubungkannya dengan tempat yang benar-benar ada di dunia nyata.

Game Bisa Jadi Cara Mengenal Tempat Baru

Ketujuh game tersebut menunjukkan bahwa dunia nyata bisa menjadi sumber inspirasi yang sangat kuat bagi developer game.

Alan Wake 2 mengambil inspirasi dari Astoria dan wilayah Pasifik Barat Laut untuk membangun kota fiksinya. Kingdom Come: Deliverance 2 bahkan menggunakan sejumlah lokasi nyata di Republik Ceko sebagai dasar dunianya.

The Vanishing of Ethan Carter membawa landmark Polandia ke dalam game misteri, sementara Dying Light mengadaptasi karakteristik kota-kota di Turki. Firewatch menggunakan lanskap Wyoming, Days Gone mengangkat banyak lokasi di Oregon, dan The Division 2 menghadirkan Washington D.C. dengan tingkat detail yang sangat tinggi.

Menariknya, semakin tidak populer lokasi aslinya, semakin mudah pemain tidak menyadari bahwa tempat tersebut sebenarnya ada. Namun justru di situlah daya tariknya.

Game bukan hanya menjadi media hiburan. Dalam beberapa kasus, game juga bisa menjadi pintu masuk untuk mengenal sejarah, arsitektur, lanskap dan geografi tempat-tempat di dunia nyata.

Jadi, setelah mengetahui fakta-fakta tersebut, mungkin ada baiknya ketika memainkan game berikutnya, kamu sesekali memperhatikan lingkungan di sekitarnya. Bisa jadi, kota, jembatan, gunung atau bangunan yang terlihat biasa saja ternyata memiliki versi nyata yang bisa ditemukan di dunia kita.

Posting Komentar