Audio-Technica ATH-M50xSTS-WL StreamSet Resmi Meluncur, Headset Wireless Premium dengan Mikrofon Profesional

Daftar Isi

 

Audio-Technica ATH-M50xSTS-WL StreamSet Resmi Meluncur, Headset Wireless Premium dengan Mikrofon Profesional



Audio-Technica kembali memperluas lini produk audio premiumnya dengan memperkenalkan ATH-M50xSTS-WL StreamSet. Headset wireless terbaru ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan streamer, gamer, hingga kreator konten yang membutuhkan kualitas suara sekaligus komunikasi jernih selama beraktivitas.

Berbeda dari headset gaming wireless pada umumnya, Audio-Technica mencoba membawa karakter audio perangkat profesional ke dalam produk yang lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Perangkat ini menggabungkan driver berukuran besar dari seri headphone profesional ATH-M50x dengan mikrofon condenser berkualitas tinggi yang dirancang untuk menangkap suara pengguna secara lebih jelas.

Kombinasi tersebut menjadi daya tarik utama ATH-M50xSTS-WL. Terlebih, headset ini menggunakan koneksi wireless 2,4 GHz untuk mengejar latensi rendah, memiliki fitur pengurangan kebisingan adaptif, serta menawarkan daya tahan baterai hingga 24 jam.

Produk ini mulai tersedia pada 28 Oktober 2026 dengan harga US$299 atau sekitar Rp5 jutaan sebelum pajak dan biaya impor. Dengan harga tersebut, ATH-M50xSTS-WL masuk ke segmen headset premium yang menyasar pengguna dengan kebutuhan audio dan komunikasi lebih serius.

Menggabungkan Kualitas Audio Studio dan Kepraktisan Headset Wireless

Salah satu tantangan dalam memilih headset gaming adalah menemukan perangkat yang mampu memberikan kualitas suara bagus sekaligus mikrofon yang dapat diandalkan. Tidak sedikit headset yang menawarkan suara permainan cukup baik, tetapi kualitas mikrofon menjadi kompromi.

Masalah tersebut semakin terasa bagi streamer dan gamer multiplayer. Dalam permainan kompetitif, komunikasi yang terlambat atau suara yang tidak jelas dapat mengganggu koordinasi tim. Sementara bagi streamer, kualitas mikrofon menjadi bagian penting karena suara merupakan salah satu elemen utama dalam membangun pengalaman penonton.

Audio-Technica mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui ATH-M50xSTS-WL StreamSet. Perangkat ini mengambil inspirasi dari headphone profesional ATH-M50x yang telah dikenal di kalangan penggemar audio.

Dengan pendekatan tersebut, Audio-Technica tidak sekadar menawarkan headset untuk mendengarkan suara permainan. Perusahaan juga ingin menghadirkan perangkat yang mampu mendukung kebutuhan komunikasi, streaming, dan aktivitas produksi konten.

Penggunaan desain headset dengan mikrofon terintegrasi membuat pengguna tidak perlu membeli mikrofon tambahan untuk kebutuhan komunikasi dasar. Hal ini bisa menjadi solusi praktis bagi gamer yang ingin membangun pengaturan gaming lebih sederhana tanpa mengorbankan kualitas suara.

Driver 45 mm dari Seri ATH-M50x

Untuk menghasilkan kualitas audio, ATH-M50xSTS-WL menggunakan driver berukuran 45 mm yang diadopsi dari headphone profesional ATH-M50x.

Ukuran driver menjadi salah satu komponen penting dalam sistem headphone karena berperan mengubah sinyal listrik menjadi gelombang suara. Namun, kualitas audio tidak hanya ditentukan oleh ukuran driver. Desain akustik, karakter tuning, bantalan telinga, serta pemrosesan sinyal juga turut memengaruhi hasil akhirnya.

Penggunaan driver dari keluarga ATH-M50x menunjukkan bahwa Audio-Technica ingin mempertahankan karakter audio yang menjadi identitas lini headphone profesionalnya.

Bagi gamer, kualitas audio yang baik dapat membantu menikmati detail suara dalam permainan. Misalnya, suara langkah kaki, efek lingkungan, dialog karakter, hingga berbagai efek permainan lainnya.

Sementara untuk streamer dan kreator konten, kualitas headphone yang memadai juga membantu ketika memantau audio selama proses produksi. Pengguna dapat mendengarkan suara permainan, musik latar, maupun komunikasi dengan rekan satu tim melalui satu perangkat.

Meski demikian, karakter audio ATH-M50xSTS-WL tetap perlu dinilai berdasarkan penggunaan nyata. Spesifikasi driver saja belum cukup untuk memastikan bagaimana kualitas reproduksi suara pada berbagai genre permainan atau kebutuhan audio lainnya.

Baca juga : Review Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra: Makin Tipis, Ringan, dan Tahan Lama, tetapi Harganya Makin Mahal

Wireless 2,4 GHz untuk Mengejar Latensi Rendah

Konektivitas menjadi aspek penting lainnya pada ATH-M50xSTS-WL. Audio-Technica memilih teknologi wireless 2,4 GHz melalui USB transceiver, bukan mengandalkan Bluetooth sebagai koneksi utama.

Keputusan tersebut berkaitan dengan kebutuhan gamer yang mengutamakan respons audio cepat. Dalam permainan kompetitif, keterlambatan suara dapat mengurangi kenyamanan karena pengguna membutuhkan informasi audio sedekat mungkin dengan kejadian yang berlangsung di layar.

Teknologi wireless 2,4 GHz umumnya digunakan pada perangkat gaming karena dapat dirancang untuk menghadirkan latensi lebih rendah dibandingkan sejumlah implementasi Bluetooth. Dengan menggunakan USB transceiver, headset dapat terhubung ke perangkat yang mendukung koneksi tersebut tanpa harus bergantung pada proses pemasangan Bluetooth konvensional.

Namun, perlu dipahami bahwa penggunaan koneksi 2,4 GHz tidak otomatis menjamin latensi selalu nol atau bebas gangguan. Kinerja koneksi tetap dapat dipengaruhi jarak perangkat, kondisi lingkungan, interferensi sinyal, dan kompatibilitas sistem.

Bagi pengguna PC, penggunaan USB transceiver juga menawarkan pengalaman yang relatif praktis. Gamer tidak perlu menambahkan perangkat audio terpisah hanya untuk mendapatkan koneksi wireless.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa ATH-M50xSTS-WL lebih mengutamakan kebutuhan penggunaan di meja gaming atau streaming dibandingkan fleksibilitas koneksi universal seperti yang biasa ditawarkan headset Bluetooth.

Mikrofon Condenser Cardioid dengan Teknologi AT20 Series

Daya tarik terbesar ATH-M50xSTS-WL bukan hanya terletak pada headphone-nya, melainkan juga sistem mikrofon yang dibawanya.

Audio-Technica menggunakan mikrofon condenser cardioid yang mengadopsi teknologi AT20 Series. Mikrofon condenser dikenal mampu menangkap detail suara dengan baik, sehingga banyak digunakan dalam kebutuhan perekaman dan produksi audio.

Sementara itu, pola penangkapan cardioid dirancang untuk lebih mengutamakan suara dari arah depan mikrofon dan mengurangi sensitivitas terhadap suara yang datang dari sisi atau belakang.

Karakter tersebut sesuai dengan kebutuhan streamer dan gamer yang biasanya berbicara dari posisi tetap di depan komputer. Mikrofon dapat diarahkan ke mulut sehingga suara pengguna lebih mudah ditangkap dibandingkan mikrofon yang posisinya terlalu jauh.

ATH-M50xSTS-WL juga dilengkapi boom arm fleksibel. Komponen ini memungkinkan pengguna mengatur posisi mikrofon agar tetap dekat dengan mulut selama sesi permainan atau streaming.

Salah satu fitur praktisnya adalah mekanisme mute otomatis. Pengguna cukup mengangkat boom arm menjauhi posisi mulut untuk mematikan mikrofon. Dengan demikian, mereka tidak perlu mencari tombol mute ketika ingin menghentikan komunikasi sementara.

Fitur sederhana tersebut bisa sangat berguna ketika pengguna sedang melakukan siaran langsung, mengikuti rapat daring, atau bermain bersama teman.

Adaptive Noise Reduction dengan Dua Tingkat Pengurangan Suara

Kebisingan lingkungan sering menjadi masalah ketika menggunakan mikrofon untuk komunikasi. Suara kipas komputer, pendingin ruangan, keyboard, maupun aktivitas orang lain di sekitar dapat masuk ke dalam rekaman atau komunikasi suara.

Untuk mengatasinya, Audio-Technica membekali ATH-M50xSTS-WL dengan fitur adaptive noise reduction yang menyediakan dua tingkat pengurangan suara latar.

Fitur ini dirancang untuk membantu menekan suara yang tidak diinginkan sehingga suara pengguna dapat terdengar lebih jelas oleh rekan satu tim atau penonton streaming.

Keberadaan dua tingkat pengurangan kebisingan memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan pemrosesan suara dengan kondisi lingkungan. Pengaturan yang lebih ringan dapat digunakan ketika gangguan suara relatif kecil, sedangkan tingkat yang lebih tinggi bisa dimanfaatkan ketika lingkungan lebih bising.

Meski demikian, fitur noise reduction bukan berarti mikrofon dapat menghilangkan seluruh suara latar. Efektivitasnya tetap bergantung pada jenis kebisingan, posisi mikrofon, tingkat volume suara, dan kondisi ruangan.

Pengguna tetap disarankan menempatkan mikrofon pada posisi yang tepat agar suara utama dapat ditangkap secara optimal. Kombinasi pola cardioid, boom arm, dan pengurangan kebisingan adaptif menjadi pendekatan yang ditawarkan Audio-Technica untuk menghasilkan komunikasi lebih bersih.

Baterai 24 Jam dan Dua Pilihan Earpad

Untuk mendukung sesi penggunaan panjang, ATH-M50xSTS-WL menawarkan daya tahan baterai hingga 24 jam.

Kapasitas penggunaan tersebut menjadi nilai penting bagi streamer dan gamer yang sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi ulang baterai di tengah aktivitas.

Namun, angka 24 jam sebaiknya dipahami sebagai klaim daya tahan maksimum. Durasi aktual dapat berbeda bergantung pada tingkat volume, penggunaan fitur, kondisi baterai, dan pola pemakaian.

Audio-Technica juga menyediakan dua jenis earpad yang dapat diganti sesuai kebutuhan. Earpad standar dirancang untuk mengutamakan isolasi suara, sehingga pengguna dapat lebih fokus menikmati audio tanpa terlalu banyak terganggu suara dari luar.

Sementara itu, earpad berbahan mesh menawarkan sirkulasi udara yang lebih baik. Pilihan ini dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang sering mengenakan headset dalam waktu lama dan mengutamakan kenyamanan.

Ketersediaan dua pilihan tersebut memberikan fleksibilitas yang menarik. Pengguna dapat menyesuaikan karakter bantalan telinga berdasarkan lingkungan penggunaan maupun preferensi pribadi.

Selain itu, terdapat fitur sidetone yang memungkinkan pengguna mendengar kembali suara sendiri melalui headset. Fitur ini membantu menjaga volume bicara agar tetap natural.

Tanpa sidetone, sebagian pengguna headset tertutup cenderung berbicara terlalu keras karena suara sendiri terdengar lebih terisolasi. Dengan kemampuan memantau suara sendiri, komunikasi dapat terasa lebih nyaman, terutama selama sesi streaming atau percakapan panjang.

Harga US$299, Headset untuk Pengguna dengan Kebutuhan Khusus

Audio-Technica ATH-M50xSTS-WL mulai tersedia pada 28 Oktober 2026 dengan harga resmi US$299. Jika dikonversikan secara kasar, harganya berada di kisaran Rp5 jutaan sebelum memperhitungkan pajak, biaya impor, dan kemungkinan perbedaan harga ketika masuk ke pasar Indonesia.

Harga tersebut menempatkannya di segmen headset wireless premium. Artinya, produk ini tidak ditujukan untuk semua gamer, terutama pengguna yang hanya membutuhkan headset sederhana untuk bermain sesekali.

Nilai utama yang ditawarkan terletak pada kombinasi headphone profesional, mikrofon condenser, koneksi wireless 2,4 GHz, adaptive noise reduction, serta baterai hingga 24 jam.

Bagi streamer, kualitas mikrofon bisa menjadi alasan kuat untuk mempertimbangkan perangkat ini. Mereka membutuhkan suara yang jelas dan konsisten agar komunikasi dengan penonton terasa nyaman.

Gamer kompetitif juga dapat memperoleh manfaat dari koneksi wireless yang dirancang untuk latensi rendah. Sementara itu, kreator konten yang sering bekerja di depan komputer mungkin menyukai kepraktisan headset dengan mikrofon terintegrasi.

Sebaliknya, pengguna yang lebih mengutamakan harga terjangkau atau hanya membutuhkan perangkat untuk mendengarkan musik mungkin tidak akan memanfaatkan seluruh fitur yang tersedia.

Kesimpulan

Audio-Technica ATH-M50xSTS-WL StreamSet menawarkan pendekatan menarik di pasar headset wireless dengan menggabungkan karakter headphone profesional dan mikrofon berkualitas untuk komunikasi.

Driver 45 mm dari keluarga ATH-M50x menjadi fondasi pengalaman audio, sedangkan mikrofon condenser cardioid AT20 Series, boom arm fleksibel, dan adaptive noise reduction menjadi keunggulan untuk kebutuhan streaming maupun gaming multiplayer.

Koneksi wireless 2,4 GHz, baterai hingga 24 jam, dua pilihan earpad, serta fitur sidetone semakin melengkapi perangkat ini sebagai headset untuk penggunaan intensif.

Meski begitu, harga US$299 atau sekitar Rp5 jutaan membuatnya masuk kategori produk khusus. Headset ini lebih masuk akal bagi pengguna yang benar-benar membutuhkan kualitas komunikasi dan audio di atas perangkat gaming standar.

Pada akhirnya, ATH-M50xSTS-WL bukan sekadar headset wireless untuk bermain game. Audio-Technica mencoba menjadikannya perangkat audio terpadu bagi gamer, streamer, dan kreator konten yang menginginkan pengalaman mendengarkan sekaligus berbicara dalam satu produk premium.

Posting Komentar