Ini 6 Pengaturan Tersembunyi yang Wajib Diubah di iPhone Lawas

Daftar Isi

 

Ini 6 Pengaturan Tersembunyi yang Wajib Diubah di iPhone Lawas



iPhone lawas masih bisa digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari berkomunikasi, mengakses media sosial, hingga menikmati konten hiburan. Namun, seiring bertambahnya usia perangkat, sebagian pengguna mungkin mulai merasakan penurunan performa, seperti aplikasi yang lebih lambat dibuka, respons layar yang kurang cepat, hingga baterai yang lebih boros.

Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kesehatan baterai yang menurun, keterbatasan perangkat keras, serta semakin banyaknya fitur dan aplikasi yang membutuhkan sumber daya sistem. Selain itu, sejumlah iPhone lawas juga tidak lagi mendukung pembaruan iOS terbaru sehingga pengguna tidak bisa menikmati seluruh fitur yang tersedia pada perangkat generasi lebih baru.

Meski demikian, bukan berarti iPhone lawas harus segera diganti ketika performanya mulai menurun. Ada sejumlah pengaturan yang dapat disesuaikan untuk membantu mengurangi aktivitas di latar belakang, menyederhanakan tampilan antarmuka, meningkatkan kenyamanan penggunaan, dan menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Beberapa pengaturan tersebut mungkin jarang diperhatikan karena berada di dalam menu aksesibilitas, privasi, maupun pengaturan baterai. Padahal, menyesuaikannya dapat memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman.

Berikut enam pengaturan yang bisa dipertimbangkan untuk diubah pada iPhone lawas, termasuk model seperti iPhone XS dan perangkat lain yang masih digunakan hingga sekarang.

1. Kurangi Efek Visual dan Aktifkan Reduce Transparency serta Reduce Motion

Salah satu cara sederhana untuk membuat tampilan iPhone lawas terasa lebih nyaman adalah mengurangi efek visual yang tidak terlalu dibutuhkan.

Antarmuka iPhone memiliki berbagai elemen visual, seperti animasi ketika membuka aplikasi, efek transparansi pada menu, serta transisi saat berpindah dari satu layar ke layar lainnya. Efek tersebut memang membuat tampilan terlihat menarik, tetapi pada perangkat yang sudah berusia cukup lama, sebagian pengguna mungkin lebih menyukai antarmuka yang sederhana dan responsif.

Pada iPhone yang mendukung iOS 26 atau versi lebih baru dengan pengaturan Liquid Glass, pengguna dapat menyesuaikan tampilannya melalui menu Settings > Appearance > Liquid Glass, jika opsi tersebut tersedia pada versi iOS yang digunakan.

Sementara itu, fitur Reduce Motion dapat digunakan untuk mengurangi sejumlah animasi sistem. Pengaturan ini membantu menyederhanakan transisi visual ketika pengguna membuka aplikasi atau berpindah antarmuka.

Caranya, buka Settings > Accessibility > Motion, kemudian aktifkan Reduce Motion.

Pengguna juga dapat mengaktifkan Reduce Transparency melalui Settings > Accessibility > Display & Text Size. Fitur ini mengurangi efek transparansi pada sejumlah elemen antarmuka sehingga tampilan dapat terlihat lebih tegas dan mudah dibaca.

Perlu diketahui bahwa pengurangan efek visual tidak otomatis meningkatkan performa secara signifikan pada semua perangkat. Namun, perubahan tersebut dapat membuat navigasi terasa lebih sederhana dan nyaman, terutama bagi pengguna yang tidak terlalu membutuhkan animasi tambahan.

Pengaturan ini juga layak dicoba pada iPhone yang tidak mendukung Liquid Glass karena tersedia pada berbagai versi iOS, meskipun tampilan menu dan jalur pengaturannya dapat berbeda.

2. Batasi Background App Refresh agar Aktivitas Latar Belakang Berkurang

Background App Refresh merupakan fitur yang memungkinkan aplikasi memperbarui konten meskipun sedang tidak digunakan secara langsung.

Sebagai contoh, aplikasi berita dapat memperbarui sebagian kontennya sebelum dibuka kembali. Aplikasi media sosial juga dapat mempersiapkan informasi tertentu agar pengguna tidak perlu menunggu terlalu lama ketika mengaksesnya.

Fitur ini memang bermanfaat, tetapi tidak semua aplikasi perlu mendapatkan izin untuk memperbarui konten di latar belakang.

Pada iPhone lawas, membatasi aktivitas tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk mengelola penggunaan daya dan sumber daya perangkat. Meski demikian, Background App Refresh bukan satu-satunya faktor yang menentukan cepat atau lambatnya kinerja iPhone.

Untuk menyesuaikannya, buka Settings > General > Background App Refresh.

Pengguna biasanya dapat memilih apakah fitur tersebut berjalan menggunakan Wi-Fi dan data seluler, hanya melalui Wi-Fi, atau dinonaktifkan. Selain itu, izin penyegaran latar belakang dapat diatur untuk aplikasi tertentu, bergantung pada versi iOS yang digunakan.

Daripada mematikan semuanya, pengguna sebaiknya mempertahankan fitur ini untuk aplikasi yang memang membutuhkan pembaruan konten secara berkala.

Sebaliknya, aplikasi yang jarang digunakan dapat dibatasi agar tidak terus memperbarui konten di latar belakang.

Dengan cara ini, pengguna tetap bisa menikmati fungsi penting aplikasi tanpa memberikan akses penyegaran kepada terlalu banyak aplikasi sekaligus.

Langkah tersebut juga dapat membantu menghemat kuota internet apabila sejumlah aplikasi sebelumnya sering memperbarui konten menggunakan jaringan seluler.

Baca juga : Substrat Kaca, Inovasi Baru yang Siap Mengubah Teknologi Chip AI dan Pusat Data

3. Nonaktifkan Significant Locations untuk Meningkatkan Kontrol Privasi

Pengaturan berikutnya berkaitan dengan privasi, yaitu Significant Locations atau Lokasi Penting.

Fitur ini memungkinkan iPhone mencatat lokasi yang sering dikunjungi untuk mendukung sejumlah layanan berbasis lokasi. Informasi tersebut dapat digunakan dalam pengalaman tertentu, seperti rekomendasi dan layanan yang menyesuaikan diri dengan kebiasaan pengguna.

Bagi sebagian orang, fitur ini berguna karena membantu perangkat memberikan informasi yang lebih relevan. Namun, pengguna yang tidak membutuhkan layanan tersebut dapat mempertimbangkan untuk menonaktifkannya.

Pengaturan Significant Locations dapat ditemukan melalui Settings > Privacy & Security > Location Services > System Services > Significant Locations. Nama atau susunan menu bisa berbeda tergantung versi iOS.

Pada tahap ini, pengguna mungkin diminta melakukan autentikasi menggunakan kode sandi, Face ID, atau metode keamanan lain yang tersedia.

Setelah masuk ke menu tersebut, pengguna dapat menonaktifkan fitur Significant Locations.

Perubahan ini memberikan kontrol lebih besar terhadap penggunaan riwayat lokasi oleh layanan sistem. Namun, dampaknya terhadap kecepatan iPhone kemungkinan tidak terlalu besar karena fitur tersebut bukan penyebab utama perangkat menjadi lambat.

Pengguna juga perlu memahami bahwa menonaktifkan Significant Locations tidak sama dengan mematikan seluruh layanan lokasi. Aplikasi lain masih dapat mengakses lokasi apabila izin Location Services untuk aplikasi tersebut tetap aktif.

Karena itu, pengguna yang mengutamakan privasi sebaiknya turut memeriksa izin lokasi setiap aplikasi. Berikan akses hanya kepada aplikasi yang benar-benar membutuhkannya, misalnya aplikasi navigasi atau layanan transportasi.

Dengan pengaturan yang lebih selektif, pengguna dapat menjaga privasi tanpa harus kehilangan seluruh manfaat layanan berbasis lokasi.

4. Atur AirDrop ke Contacts Only untuk Mengurangi Risiko Gangguan

AirDrop merupakan fitur yang memungkinkan pengguna perangkat Apple mengirim foto, video, dokumen, dan berbagai berkas lainnya secara nirkabel kepada perangkat yang kompatibel.

Fitur ini sangat praktis karena proses pengiriman berkas dapat dilakukan tanpa harus menggunakan kabel atau aplikasi pesan instan.

Namun, pengaturan AirDrop yang terlalu terbuka dapat membuat perangkat lebih mudah ditemukan oleh orang yang tidak dikenal dalam situasi tertentu.

Ketika berada di tempat umum, seperti sekolah, kampus, pusat perbelanjaan, atau transportasi publik, pengguna mungkin tidak ingin menerima permintaan pengiriman berkas dari orang asing.

Untuk mengurangi risiko tersebut, pengguna dapat mengatur AirDrop agar hanya menerima berkas dari kontak yang dikenal.

Pada iPhone dengan menu pengaturan yang sesuai, buka Settings > General > AirDrop, kemudian pilih Contacts Only.

Dengan pilihan ini, kemampuan perangkat lain untuk mengirimkan berkas melalui AirDrop menjadi lebih terbatas dibandingkan ketika opsi penerimaan untuk semua orang diaktifkan.

Pada versi iOS yang lebih baru, Apple juga menyediakan opsi Everyone for 10 Minutes. Opsi tersebut memungkinkan AirDrop menerima koneksi dari semua orang dalam waktu terbatas, sesuai ketentuan sistem yang berlaku.

Pengguna dapat memilih opsi tersebut ketika benar-benar membutuhkannya, lalu kembali menggunakan pengaturan yang lebih terbatas setelah selesai.

Selain membantu mengurangi permintaan yang tidak diinginkan, pengaturan AirDrop yang tepat juga memberikan kenyamanan saat menggunakan iPhone di ruang publik.

Meski demikian, AirDrop bukan satu-satunya aspek keamanan yang perlu diperhatikan. Pengguna tetap perlu berhati-hati ketika menerima berkas dari sumber yang tidak dikenal dan tidak sembarangan membuka konten yang mencurigakan.

5. Sesuaikan Durasi Haptic Touch agar Respons Layar Lebih Nyaman

Haptic Touch merupakan fitur yang memungkinkan pengguna mengakses menu tambahan, pratinjau tautan, dan pintasan aplikasi dengan menyentuh layar selama durasi tertentu.

Fitur ini menggantikan peran 3D Touch pada berbagai model iPhone yang lebih baru. Berbeda dengan 3D Touch yang menggunakan tingkat tekanan pada layar, Haptic Touch terutama mengandalkan durasi sentuhan.

Dalam penggunaan sehari-hari, pengaturan ini dapat memengaruhi kenyamanan ketika membuka menu kontekstual atau melihat pratinjau konten.

Sebagian pengguna mungkin merasa respons Haptic Touch terlalu cepat sehingga menu tambahan sering terbuka ketika tidak sengaja menyentuh layar dalam waktu cukup lama.

Sebaliknya, pengguna lain mungkin merasa harus menahan jari terlalu lama sebelum menu muncul.

Untuk mengatasinya, buka Settings > Accessibility > Touch > Haptic Touch.

Pada perangkat dan versi iOS yang mendukung pilihan durasi tersebut, pengguna dapat memilih Fast, Default, atau Slow.

Pilihan Fast cocok bagi pengguna yang menginginkan akses lebih cepat ke menu tambahan. Sementara itu, pilihan Slow dapat memberikan waktu lebih panjang sebelum sistem merespons sentuhan.

Pengguna sebaiknya mencoba setiap pilihan untuk mengetahui pengaturan yang paling sesuai dengan kebiasaan mereka.

Perlu diingat bahwa mengubah durasi Haptic Touch tidak memperbaiki kerusakan fisik layar. Jika layar sering tidak merespons sentuhan, mengalami sentuhan sendiri, atau memiliki bagian yang tidak berfungsi, masalah tersebut mungkin berkaitan dengan perangkat keras atau gangguan sistem.

Namun, jika persoalannya hanya menyangkut kenyamanan saat mengakses menu tambahan, menyesuaikan Haptic Touch merupakan langkah sederhana yang layak dicoba.

6. Aktifkan Optimized Battery Charging untuk Menjaga Kesehatan Baterai

Baterai menjadi salah satu komponen yang paling memengaruhi kenyamanan penggunaan iPhone lawas.

Seiring bertambahnya usia dan siklus pengisian daya, kapasitas baterai lithium-ion dapat menurun secara alami. Akibatnya, daya tahan perangkat tidak lagi sama seperti ketika pertama kali dibeli.

Untuk membantu memperlambat penurunan kesehatan baterai, Apple menyediakan fitur Optimized Battery Charging pada perangkat yang mendukungnya.

Fitur ini mempelajari pola pengisian daya pengguna dan menunda pengisian di atas tingkat tertentu, umumnya sekitar 80 persen, dalam kondisi yang sesuai. Pengisian kemudian dilanjutkan hingga penuh mendekati waktu ketika perangkat diperkirakan akan digunakan.

Mekanisme tersebut dirancang untuk mengurangi waktu baterai berada dalam kondisi terisi penuh, terutama ketika iPhone dihubungkan ke pengisi daya dalam waktu lama.

Pengguna yang terbiasa mengisi daya semalaman dapat memperoleh manfaat dari fitur ini, meskipun waktu dan perilaku pengisian yang sebenarnya bergantung pada pola penggunaan serta kondisi perangkat.

Untuk mengaktifkannya, buka Settings > Battery. Pada iPhone dengan menu pengisian daya terpisah, masuk ke Charging, kemudian aktifkan Optimized Battery Charging. Pada versi iOS atau model tertentu, pengaturannya dapat berada di menu Battery Health & Charging.

Perlu dipahami bahwa fitur ini tidak dapat mengembalikan kapasitas baterai yang sudah berkurang.

Jika iPhone sering mati mendadak, daya baterai turun dengan sangat cepat, atau perangkat menunjukkan bahwa kesehatan baterainya telah menurun secara signifikan, pengguna sebaiknya memeriksa Battery Health & Charging.

Apabila baterai sudah mengalami degradasi berat, penggantian baterai mungkin menjadi solusi yang lebih efektif daripada sekadar mengubah pengaturan.

Pengguna juga disarankan menghindari paparan suhu ekstrem karena panas berlebih dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai.

Kesimpulan

iPhone lawas masih dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan selama perangkat tersebut berada dalam kondisi yang baik dan tetap mendukung aplikasi yang dibutuhkan.

Meski performanya tidak selalu bisa menyamai iPhone generasi terbaru, pengguna dapat mencoba sejumlah penyesuaian untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Enam pengaturan yang dapat dipertimbangkan meliputi mengurangi efek visual, membatasi Background App Refresh, menonaktifkan Significant Locations jika tidak diperlukan, mengatur AirDrop ke Contacts Only, menyesuaikan durasi Haptic Touch, serta mengaktifkan Optimized Battery Charging.

Setiap pengaturan memiliki fungsi yang berbeda. Sebagian lebih berkaitan dengan kenyamanan antarmuka, sebagian membantu mengelola aktivitas latar belakang, sementara lainnya berfokus pada privasi, keamanan, dan kesehatan baterai.

Perlu dicatat bahwa perubahan tersebut tidak menjamin peningkatan performa yang signifikan pada semua perangkat. Kecepatan iPhone juga dipengaruhi oleh kapasitas baterai, ruang penyimpanan yang tersedia, kondisi perangkat keras, versi iOS, dan aplikasi yang digunakan.

Karena itu, pengguna sebaiknya menyesuaikan pengaturan berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar menonaktifkan semua fitur yang tersedia.

Dengan konfigurasi yang tepat dan perawatan perangkat yang baik, iPhone lawas tetap berpeluang memberikan pengalaman penggunaan yang nyaman tanpa harus segera mengeluarkan biaya untuk membeli perangkat baru.

Posting Komentar