Ficihp Touch Keyboard: Keyboard Unik dengan Layar Sentuh 12,6 Inci, Apa Saja Kelebihannya?

Daftar Isi

 

Ficihp Touch Keyboard: Keyboard Unik dengan Layar Sentuh 12,6 Inci, Apa Saja Kelebihannya?



Pernah membayangkan sebuah keyboard yang tidak hanya digunakan untuk mengetik, tetapi juga bisa berfungsi sebagai monitor tambahan? Konsep tersebut ditawarkan oleh Ficihp Multifunctional Touch Keyboard, perangkat yang menggabungkan keyboard konvensional dengan layar sentuh ultra-lebar berukuran 12,6 inci.

Kehadiran layar di atas deretan tombol menjadi daya tarik utama produk ini. Alih-alih menambahkan monitor kedua yang membutuhkan ruang tersendiri di meja, pengguna dapat memanfaatkan layar kecil tersebut untuk menampilkan email, aplikasi percakapan, kontrol musik, hingga informasi pendukung pekerjaan. Dengan begitu, monitor utama bisa digunakan untuk aktivitas yang benar-benar membutuhkan perhatian.

Ficihp Touch Keyboard menyasar pengguna yang ingin membangun workstation lebih praktis, termasuk pekerja digital, programmer, kreator konten, dan orang-orang yang senang bereksperimen dengan perangkat komputer unik. Namun, di balik konsepnya yang menarik, ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum memutuskan untuk membelinya.

Apa Itu Ficihp Touch Keyboard?

Ficihp Touch Keyboard merupakan keyboard QWERTY yang dilengkapi layar sentuh ultra-lebar berukuran 12,6 inci. Layarnya mempunyai resolusi 1920 × 515 piksel, sehingga bentuknya jauh lebih memanjang dibandingkan monitor komputer pada umumnya.

Perangkat ini dirancang untuk menggabungkan beberapa fungsi dalam satu unit. Selain menjadi alat untuk mengetik, layar sentuhnya dapat digunakan sebagai monitor tambahan, sedangkan konektivitas yang disediakan memungkinkan keyboard ini berfungsi sebagai USB hub.

Meski begitu, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan: Ficihp bukan komputer mandiri. Perangkat ini tidak dapat menggantikan PC atau laptop karena tetap membutuhkan perangkat utama untuk menjalankan aplikasi dan memproses pekerjaan.

Ficihp harus dihubungkan ke komputer, Mac, ponsel Android yang kompatibel, atau perangkat lain yang mempunyai keluaran video HDMI. Koneksi tersebut menyediakan sinyal gambar, sementara kebutuhan daya dipenuhi melalui sambungan yang sesuai.

Dengan kata lain, Ficihp lebih tepat dipandang sebagai perangkat pendukung untuk memperluas ruang kerja, bukan sebagai komputer all-in-one yang bisa langsung digunakan tanpa perangkat tambahan.

Layar Sentuh 12,6 Inci Jadi Daya Tarik Utama

Keunggulan paling menonjol dari Ficihp adalah layar sentuh berukuran 12,6 inci yang ditempatkan tepat di atas keyboard. Ukuran ini memberikan ruang cukup luas untuk menampilkan informasi pendukung tanpa mengambil tempat sebanyak monitor tambahan berukuran penuh.

Resolusinya mencapai 1920 × 515 piksel. Karena rasio layarnya sangat memanjang, tampilannya lebih cocok untuk konten berbentuk horizontal, panel kontrol, bilah informasi, dan aplikasi yang tidak membutuhkan ruang vertikal besar.

Misalnya, pengguna dapat membuka Slack atau aplikasi percakapan lain di layar Ficihp sambil mengerjakan dokumen pada monitor utama. Email juga bisa diletakkan di sana agar pesan masuk tetap terlihat tanpa harus berpindah-pindah jendela.

Bagi pengguna yang sering mendengarkan musik ketika bekerja, layar tersebut dapat digunakan untuk menampilkan pemutar musik dan tombol kontrol. Pengguna pun dapat mengakses fungsi tertentu melalui sentuhan tanpa harus mengalihkan perhatian terlalu jauh dari pekerjaan utama.

Namun, layar yang lebar dan pendek ini bukan pilihan ideal untuk semua kebutuhan. Membaca dokumen panjang, mengedit foto secara detail, atau menjalankan aplikasi yang membutuhkan ruang vertikal luas mungkin terasa kurang nyaman. Karena itu, manfaatnya lebih terasa ketika digunakan sebagai layar pendamping daripada monitor utama.

Baca juga : Review Eaton 5A: UPS Terjangkau dengan AVR, Surge Protection, dan Garansi 2 Tahun

Dua Varian, K1 dan K2, dengan Karakter Berbeda

Ficihp menyediakan dua varian yang menawarkan pengalaman mengetik berbeda, yaitu K1 dan K2. Perbedaan utamanya terletak pada jenis tombol yang digunakan, sehingga calon pembeli dapat menyesuaikannya dengan preferensi masing-masing.

Ficihp K1 menggunakan 91 tombol berjenis scissor-switch. Mekanisme ini umum ditemukan pada keyboard laptop dan dikenal memiliki profil tombol yang tipis. Pengalaman mengetiknya cenderung senyap, sehingga menarik bagi pengguna yang bekerja di ruangan bersama orang lain atau tidak menyukai suara tombol yang terlalu keras.

Varian K1 memiliki harga peluncuran sekitar US$359. Dengan karakter tombol yang ringkas, model ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan mengetik sehari-hari dan tampilan perangkat yang relatif minimalis.

Sementara itu, Ficihp K2 menggunakan 71 tombol mekanis. Model ini ditawarkan dengan pilihan switch Gateron Red, Brown, atau Blue, yang masing-masing memiliki karakter berbeda.

Switch Red umumnya disukai untuk mengetik cepat dan bermain gim karena gerakannya linear tanpa tonjolan taktil yang terasa jelas. Switch Brown memberikan umpan balik taktil ringan, sehingga bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan sensasi ketika tombol ditekan tanpa suara klik yang terlalu menonjol. Adapun switch Blue mempunyai umpan balik taktil dan bunyi klik yang lebih jelas.

Ficihp K2 dibanderol dengan harga peluncuran sekitar US$389. Selisih harga dibandingkan K1 relatif kecil jika dilihat dari keseluruhan perangkat, tetapi pilihan terbaik tetap bergantung pada preferensi mengetik.

Perlu diingat, harga tersebut merupakan harga peluncuran yang disebutkan dalam informasi produk, bukan jaminan harga jual terkini di Indonesia. Biaya impor, pajak, ongkos kirim, dan kebijakan penjual dapat membuat harga akhirnya berbeda.

Fitur Tambahan untuk Menunjang Produktivitas

Selain layar sentuh dan pilihan mekanisme tombol, kedua varian Ficihp mempunyai sejumlah fitur pendukung. Keduanya dilengkapi layar sentuh dengan kemampuan mengenali hingga 10 titik sentuhan, lampu RGB, rangka aluminium, koneksi USB-C, input HDMI, serta dua port USB-A.

Dukungan sentuhan 10 titik memungkinkan layar mengenali beberapa titik kontak sekaligus pada perangkat dan sistem yang kompatibel. Fitur tersebut berguna untuk interaksi yang melibatkan lebih dari satu jari, meskipun pengalaman sebenarnya tetap bergantung pada sistem operasi, aplikasi, dan cara perangkat dihubungkan.

Lampu RGB memberikan pilihan pencahayaan yang membuat tampilan keyboard terlihat lebih menarik. Fitur ini mungkin bukan kebutuhan utama bagi pekerja kantoran, tetapi dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menyukai setup komputer dengan pencahayaan khusus.

Rangka aluminium juga memberikan kesan premium sekaligus membantu menjaga struktur perangkat. Namun, penggunaan material tersebut tidak otomatis membuat Ficihp ringan. Dimensi dan komponen layar yang tertanam di atas keyboard justru membuat bobotnya perlu diperhitungkan, terutama bagi orang yang ingin membawanya bepergian.

Keberadaan dua port USB-A turut menambah fleksibilitas. Port tersebut dapat digunakan untuk menghubungkan aksesori yang kompatibel, seperti perangkat input atau periferal tertentu. Meski demikian, pengguna sebaiknya memeriksa kemampuan setiap port dan kebutuhan daya aksesori sebelum mengandalkannya sebagai pengganti USB hub khusus.

Mengubah Ponsel Android Menjadi Mini Workstation

Salah satu skenario penggunaan yang menarik adalah menghubungkan Ficihp ke ponsel Android yang mendukung keluaran video atau mode desktop. Fitur seperti Samsung DeX dan Huawei EMUI Desktop pada perangkat yang kompatibel memungkinkan antarmuka ponsel ditampilkan dalam bentuk yang lebih menyerupai komputer.

Dalam situasi ini, Ficihp dapat menjadi kombinasi keyboard, layar pendamping, dan pusat koneksi aksesori. Pengguna bisa menghubungkan ponsel, membuka aplikasi produktivitas, lalu memanfaatkan keyboard fisik untuk mengetik pesan, membuat dokumen, atau mengelola pekerjaan ringan.

Konsep tersebut menarik bagi orang yang tidak selalu membutuhkan laptop untuk menyelesaikan tugas sederhana. Ponsel yang kompatibel dapat menjadi perangkat komputasi utama, sedangkan Ficihp membantu menghadirkan pengalaman kerja yang lebih terstruktur.

Namun, jangan langsung berasumsi bahwa setiap ponsel Android bisa menjalankan konfigurasi ini. Dukungan keluaran video melalui USB-C, mode desktop, dan kebutuhan daya berbeda-beda pada setiap perangkat. Kabel USB-C biasa juga belum tentu mendukung transmisi video.

Sebelum membeli, pastikan ponsel memiliki fitur yang dibutuhkan dan periksa jenis kabel serta adaptor yang direkomendasikan. Langkah ini penting agar pengguna tidak terlanjur mengeluarkan uang untuk perangkat yang ternyata tidak dapat bekerja sesuai harapan.

Kekurangan Ficihp Touch Keyboard yang Perlu Dipertimbangkan

Walaupun menawarkan konsep yang tidak biasa, Ficihp Touch Keyboard bukan perangkat yang cocok untuk semua orang. Salah satu keterbatasannya adalah tidak adanya baterai internal. Perangkat ini memerlukan sambungan daya sehingga pengguna harus mempertimbangkan ketersediaan port dan kabel di meja kerja.

Kondisi tersebut mungkin tidak menjadi masalah bagi pengguna yang selalu bekerja di meja. Namun, bagi orang yang mengutamakan perangkat portabel dan ingin mengurangi jumlah kabel, kebutuhan daya tambahan bisa terasa merepotkan.

Bobotnya juga relatif berat untuk dibawa bepergian. Karena layar menyatu dengan keyboard, perangkat ini tidak sekecil atau sesederhana keyboard portabel biasa. Pengguna yang sering berpindah tempat mungkin lebih nyaman membawa keyboard ringan dan menggunakan tablet atau monitor portabel secara terpisah.

Rasio layar yang sangat lebar juga membatasi jenis pekerjaan yang bisa dilakukan dengan nyaman. Layar ini memang cocok untuk informasi singkat dan aplikasi pendamping, tetapi tidak menawarkan ruang vertikal yang cukup untuk menggantikan monitor utama dalam banyak skenario.

Keterbatasan lain muncul pada macOS. Informasi produk menyebutkan bahwa fungsi sentuh di sistem tersebut hanya mendukung satu titik sentuhan. Artinya, kemampuan layar sentuh tidak selalu sama di setiap sistem operasi. Calon pembeli perlu memeriksa kompatibilitas berdasarkan perangkat dan versi sistem yang digunakan.

Terakhir, harga Ficihp tergolong tinggi jika dibandingkan dengan keyboard biasa. Sebagian biaya tentu digunakan untuk layar, sistem konektivitas, dan desain yang menggabungkan beberapa fungsi. Namun, pengguna perlu menilai apakah fitur-fitur tersebut benar-benar akan dipakai setiap hari.

Apakah Ficihp Touch Keyboard Layak Dibeli di Indonesia?

Ficihp Touch Keyboard layak dipertimbangkan bagi pengguna yang ingin membangun setup komputer berbeda dari kebanyakan orang. Perangkat ini menarik bagi pekerja multitasking yang sering memantau percakapan, email, pemutar musik, atau panel informasi sambil menggunakan monitor utama untuk pekerjaan inti.

K1 lebih masuk akal bagi pengguna yang mengutamakan tombol tipis dan senyap. Sebaliknya, K2 dapat dipertimbangkan oleh penggemar keyboard mekanis yang ingin memilih karakter switch sesuai kebiasaan mengetik.

Meski demikian, pembelian di Indonesia membutuhkan perhatian tambahan. Pastikan penjual memberikan informasi yang jelas tentang garansi lokal, kelengkapan kabel, dukungan perangkat, dan kebijakan pengembalian barang. Tanyakan juga apakah kabel USB-C yang disediakan mendukung video atau hanya pengisian daya dan transfer data.

Sebaiknya hitung pula biaya akhir setelah pajak, ongkos kirim, dan kemungkinan biaya impor. Jangan hanya berpatokan pada harga peluncuran dalam dolar AS karena nominal yang dibayar konsumen Indonesia bisa berbeda cukup jauh.

Pada akhirnya, Ficihp Touch Keyboard merupakan perangkat khusus untuk pengguna yang membutuhkan fungsi tertentu, bukan solusi wajib bagi setiap pemilik komputer. Layar sentuh 12,6 inci dan desain multifungsinya menawarkan cara menarik untuk memperluas ruang kerja, tetapi manfaatnya bergantung pada kebiasaan penggunaan sehari-hari.

Jika Anda memang sering menjalankan banyak aplikasi sekaligus dan membutuhkan layar tambahan untuk informasi sekunder, Ficihp bisa menjadi aksesori produktivitas yang unik. Namun, jika kebutuhan utama hanya mengetik, membeli keyboard biasa dan monitor tambahan yang terpisah mungkin lebih ekonomis serta lebih fleksibel untuk jangka panjang.

Posting Komentar