5 Fitur Baru One UI 9 di HP Samsung, Ada AI Video hingga Cek Garansi
5 Fitur Baru One UI 9 di HP Samsung, Ada AI Video hingga Cek Garansi
Samsung terus mengembangkan pengalaman penggunaan HP Galaxy melalui pembaruan sistem operasi dan antarmuka. Salah satu pembaruan yang menjadi perhatian adalah One UI 9 berbasis Android 17, yang membawa sejumlah fitur baru untuk meningkatkan produktivitas, mempermudah aktivitas sehari-hari, dan memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Pembaruan ini tidak hanya berfokus pada perubahan tampilan. Samsung juga menghadirkan kemampuan AI untuk mengedit video, meningkatkan pengalaman menerjemahkan percakapan, serta memberikan kendali lebih besar terhadap informasi yang ditampilkan di layar. Pengguna bahkan bisa memantau aktivitas asisten AI dan mengakses informasi garansi perangkat melalui menu yang lebih terintegrasi.
Berdasarkan informasi yang dilaporkan pada 22 Oktober 2026, One UI 9 mulai menjangkau lebih banyak perangkat Galaxy setelah lebih dahulu hadir di sejumlah HP lipat terbaru dan seri Galaxy S26. Galaxy S25, S25 FE, Galaxy Z Fold7, dan Galaxy Z Flip7 juga disebut mulai menerima pembaruan tersebut.
Meski begitu, jadwal distribusi untuk seluruh perangkat belum dipastikan. Ketersediaan fitur juga dapat berbeda berdasarkan model HP, wilayah, operator, dan dukungan layanan terkait.
Lantas, apa saja fitur menarik yang dibawa One UI 9? Berikut lima fitur baru yang patut diketahui pengguna Samsung Galaxy.
1. My FanCam, AI yang Bisa Memusatkan Video pada Orang Tertentu
Merekam video di tengah keramaian sering kali menjadi tantangan tersendiri. Ketika menonton konser, pertandingan olahraga, atau acara keluarga, kita mungkin ingin merekam satu orang secara jelas. Namun, orang tersebut bisa bergerak ke berbagai arah atau bahkan terhalang oleh pengunjung lain.
Fitur My FanCam di One UI 9 mencoba mengatasi masalah tersebut melalui bantuan Galaxy AI. Alih-alih harus memastikan subjek selalu berada di tengah layar ketika merekam, pengguna bisa menentukan orang yang ingin disorot setelah video selesai diambil.
Cara menggunakannya relatif sederhana. Pengguna cukup membuka video melalui aplikasi Galaxy Gallery, memilih My FanCam dari menu Galaxy AI, kemudian menentukan orang yang ingin dijadikan fokus utama. Setelah itu, pengguna dapat menyesuaikan rasio aspek video sesuai kebutuhan.
AI akan membantu memotong dan mengatur ulang bingkai video agar orang yang dipilih tetap berada di sekitar bagian tengah gambar. Hasilnya bisa lebih praktis untuk dibagikan ke media sosial tanpa perlu melakukan penyuntingan secara manual menggunakan aplikasi terpisah.
Fitur ini berpotensi berguna bagi penggemar musik yang sering merekam penampilan idolanya. Orang yang merekam pertandingan olahraga, pertunjukan sekolah, atau acara komunitas juga bisa memanfaatkannya untuk menonjolkan subjek tertentu.
Meski demikian, My FanCam bukan berarti dapat memperbaiki semua rekaman yang kurang bagus. Hasilnya bisa kurang maksimal apabila subjek terlihat terlalu kecil, sulit dibedakan dari orang lain, atau mengenakan pakaian yang mirip dengan orang di sekitarnya.
Karena prosesnya bergantung pada pemotongan ulang gambar, kualitas hasil juga dipengaruhi oleh resolusi dan komposisi video asli. Jika subjek sudah terpotong dari bingkai sejak awal, AI tidak selalu bisa menghasilkan detail yang sebelumnya tidak tertangkap kamera.
Hal menarik lainnya, video asli tidak langsung ditimpa oleh hasil penyuntingan. Dengan demikian, pengguna masih bisa mencoba pengaturan lain tanpa kehilangan rekaman awal. Pendekatan ini memberikan keleluasaan untuk membandingkan hasil sebelum memilih versi yang akan dibagikan.
2. Thread View di Interpreter, Mempermudah Membaca Percakapan Terjemahan
Fitur Interpreter merupakan bagian dari Galaxy AI yang dirancang untuk membantu pengguna berkomunikasi dengan orang yang menggunakan bahasa berbeda. Fitur ini sangat berguna ketika bepergian ke luar negeri, berbicara dengan wisatawan asing, atau menghadapi situasi yang membutuhkan penerjemahan langsung.
Dalam Conversation Mode, layar menampilkan percakapan dari kedua pihak sehingga masing-masing dapat membaca hasil terjemahan. Dengan dukungan tersebut, pengguna tidak harus memahami seluruh bahasa lawan bicara untuk menangkap maksud percakapan.
Pada One UI 9, Samsung menambahkan Thread View. Fitur ini memungkinkan pengguna menggulir layar ke bagian percakapan sebelumnya, bahkan ketika pembicaraan masih berlangsung.
Peningkatan tersebut terlihat sederhana, tetapi cukup berguna dalam situasi nyata. Bayangkan kamu sedang berbicara dengan sopir taksi di negara lain. Sopir mungkin sudah menjelaskan lokasi tujuan atau perubahan rute beberapa menit sebelumnya. Dengan Thread View, kamu bisa memeriksa kembali terjemahan tersebut tanpa harus meminta lawan bicara mengulang penjelasannya.
Fitur serupa juga dapat membantu ketika melakukan percakapan dengan resepsionis hotel, menanyakan petunjuk jalan, atau membicarakan jadwal perjalanan. Riwayat percakapan membuat informasi penting lebih mudah ditinjau kembali.
Samsung juga meningkatkan kecepatan penerjemahan pada Conversation Mode. Audio hasil terjemahan dapat diputar lebih cepat ketika pengguna memakai Galaxy Buds yang kompatibel. Hal ini berpotensi membuat komunikasi terasa lebih lancar karena jeda antara ucapan asli dan hasil terjemahan bisa berkurang.
Namun, pengalaman penggunaan tetap bergantung pada bahasa yang didukung, kondisi jaringan jika layanan membutuhkannya, serta kemampuan perangkat dan aksesori yang digunakan. Hasil terjemahan AI juga tidak selalu sempurna, terutama ketika percakapan melibatkan istilah teknis, aksen yang kuat, atau ungkapan yang memiliki banyak makna.
Karena itu, untuk informasi yang sangat penting, pengguna sebaiknya tetap memastikan kembali maksud pembicaraan kepada lawan bicara.
Baca juga : Mengenal Kriptografi Asimetris, Teknologi yang Melindungi Chat WhatsApp dan Transaksi Digital
3. Custom Cards di Now Brief, Informasi Lebih Sesuai Kebutuhan
Now Brief merupakan fitur yang dirancang untuk merangkum informasi relevan dan menyajikannya dalam bentuk yang mudah dilihat. Informasi yang ditampilkan dapat mencakup cuaca, agenda, dan berbagai hal yang membantu pengguna memahami aktivitas hariannya.
Pada versi sebelumnya, pengguna memiliki kendali yang relatif terbatas terhadap informasi yang ditampilkan. One UI 9 memperkenalkan Custom Cards untuk memberikan pilihan personalisasi yang lebih luas.
Melalui fitur ini, pengguna dapat membuat kartu informasi berdasarkan instruksi atau prompt. Ada tiga kategori yang disebut tersedia, yaitu Weather, Health, dan Videos.
Pada kategori Weather, misalnya, pengguna dapat membuat kartu yang menampilkan informasi cuaca sesuai kebutuhan. Pengguna mungkin ingin mengetahui kemungkinan hujan sebelum berangkat kerja atau melihat prakiraan cuaca selama tujuh hari ke depan sebelum merencanakan perjalanan.
Kategori Health dapat digunakan untuk menyusun informasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan pengguna, sedangkan kategori Videos memungkinkan pengguna menyesuaikan informasi terkait video. Rincian kemampuan masing-masing kategori tetap bergantung pada fitur yang tersedia di perangkat dan layanan yang digunakan.
Pengguna juga bisa mengatur jadwal kemunculan kartu. Dengan demikian, informasi tertentu dapat ditampilkan pada waktu yang dianggap paling berguna, bukan sekadar memenuhi layar dengan informasi yang jarang diperhatikan.
Meski menawarkan fleksibilitas, Custom Cards memiliki batasan. Berdasarkan informasi yang tersedia, pengguna hanya dapat memiliki tiga kartu kustom secara bersamaan. Jumlah kartu yang bisa dibuat dalam satu hari juga dibatasi.
Batasan tersebut perlu diperhatikan oleh pengguna yang ingin membuat banyak kartu untuk berbagai kebutuhan. Sebaiknya, pilih informasi yang benar-benar sering digunakan agar setiap kartu memiliki fungsi yang jelas.
Secara keseluruhan, fitur ini menunjukkan upaya Samsung membuat informasi di HP lebih personal. Pengguna tidak hanya menerima rangkuman yang sudah ditentukan sistem, tetapi juga dapat mengarahkan informasi yang ingin mereka lihat.
4. AI Assistant Activity, Memantau Aktivitas AI di Balik Layar
Asisten AI semakin banyak digunakan untuk membantu berbagai aktivitas, mulai dari mencari informasi hingga menjalankan tugas melalui aplikasi tertentu. Namun, semakin banyak tugas yang diserahkan kepada AI, semakin penting pula bagi pengguna untuk mengetahui tindakan yang dilakukan sistem.
One UI 9 menghadirkan dashboard AI Assistant Activity untuk memberikan gambaran mengenai aktivitas asisten AI. Melalui dashboard ini, pengguna dapat melihat otomasi yang sedang berjalan, aplikasi yang diakses, tindakan yang dilakukan, serta waktu aktivitas tersebut berlangsung.
Fitur tersebut menjadi relevan ketika pengguna mulai mempercayakan tugas tertentu kepada asisten AI, misalnya mencari layanan transportasi atau membantu memesan makanan melalui aplikasi yang kompatibel.
Dengan adanya catatan aktivitas, pengguna memiliki cara yang lebih jelas untuk memahami apa yang dilakukan asisten AI selama menjalankan tugas. Transparansi semacam ini penting karena otomatisasi yang praktis tetap membutuhkan pengawasan.
Sebagai contoh, ketika sebuah tugas melibatkan beberapa aplikasi, pengguna mungkin ingin mengetahui aplikasi mana yang diakses dan tindakan apa yang telah dilakukan. Informasi tersebut dapat membantu mereka memeriksa apakah proses berjalan sesuai harapan.
Namun, perlu dipahami bahwa dashboard aktivitas bukan jaminan mutlak bahwa seluruh tindakan AI selalu benar atau bebas dari kesalahan. Pengguna tetap perlu memeriksa hasil pekerjaan AI, terutama jika berkaitan dengan pemesanan, pembayaran, atau perubahan data yang berdampak langsung.
Ketersediaan fitur ini juga tidak merata di seluruh negara. Dukungan Task Automation Gemini, misalnya, dilaporkan masih terbatas di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Karena itu, pengguna di Indonesia perlu memeriksa apakah kemampuan terkait sudah tersedia pada perangkat dan akun mereka.
Perbedaan dukungan wilayah, model HP, dan layanan yang digunakan membuat pengalaman AI di setiap perangkat Galaxy bisa berbeda.
5. Warranty and Care, Mengecek Garansi dan Kondisi HP Lebih Mudah
Fitur kelima mungkin tidak terlihat secanggih penyuntingan video AI, tetapi justru berpotensi berguna bagi banyak pengguna. One UI 9 menghadirkan menu Warranty and Care yang mengumpulkan informasi terkait garansi dan perawatan perangkat Galaxy.
Biasanya, pengguna perlu mencari informasi garansi melalui beberapa menu atau layanan terpisah. Ketika HP mengalami masalah, mereka juga mungkin harus mencari tahu cara menjalankan pemeriksaan perangkat atau menelusuri riwayat perbaikan.
Melalui Warranty and Care, sejumlah informasi tersebut dapat diakses dari satu tempat. Pengguna dapat menjalankan tes diagnostik untuk membantu memeriksa kondisi perangkat, melihat sisa masa garansi, serta meninjau riwayat perbaikan yang tersedia.
Jika pengguna memiliki langganan Samsung Care+, informasi status layanan tersebut juga dapat ditampilkan. Selain itu, perangkat Galaxy lain yang terhubung dengan akun Samsung pengguna bisa muncul di menu terkait.
Salah satu kemampuan yang menarik adalah estimasi biaya perbaikan. Informasi ini membantu pengguna memperkirakan biaya servis ketika perangkat mengalami kerusakan dan tidak dilindungi oleh layanan yang relevan.
Misalnya, ketika layar HP rusak atau komponen tertentu mengalami masalah, pengguna dapat memanfaatkan estimasi biaya untuk mempertimbangkan langkah berikutnya. Mereka bisa membandingkan perkiraan pengeluaran dengan manfaat perlindungan tambahan yang ditawarkan Samsung Care+.
Meski begitu, estimasi biaya tidak selalu sama dengan tagihan akhir. Biaya perbaikan aktual dapat dipengaruhi oleh jenis kerusakan, komponen yang perlu diganti, status garansi, dan kebijakan pusat servis. Pemeriksaan langsung mungkin tetap diperlukan untuk memperoleh diagnosis yang akurat.
Fitur ini juga tidak menggantikan ketentuan resmi garansi. Pengguna sebaiknya memeriksa syarat dan ketentuan yang berlaku, terutama jika perangkat mengalami kerusakan akibat benturan, cairan, atau faktor lain yang mungkin tidak tercakup dalam perlindungan standar.
Dengan menggabungkan informasi garansi, diagnostik, dan perawatan, Warranty and Care dapat mempermudah pengguna mengelola perangkat tanpa harus mencari informasi dari banyak tempat.
Kapan One UI 9 Tersedia untuk HP Samsung?
One UI 9 berbasis Android 17 mulai diluncurkan secara bertahap. Berdasarkan laporan pada 22 Oktober 2026, pembaruan ini telah menjangkau sejumlah perangkat, termasuk seri Galaxy S26 dan beberapa model Galaxy S25 serta perangkat lipat Samsung.
Namun, Samsung belum memberikan jadwal pasti untuk seluruh perangkat yang akan menerima pembaruan. Tidak semua model Galaxy otomatis memperoleh seluruh fitur baru, sebab dukungan perangkat keras, kebijakan pembaruan, wilayah, dan ketersediaan layanan AI dapat memengaruhi hasil akhirnya.
Jika ingin memeriksa pembaruan, pengguna dapat membuka menu Pengaturan, masuk ke Pembaruan perangkat lunak, lalu memilih Unduh dan instal. Apabila pembaruan belum tersedia, pengguna dapat memeriksanya kembali secara berkala.
Sebelum memasang pembaruan besar, pastikan baterai mencukupi, ruang penyimpanan tersedia, dan data penting sudah dicadangkan. Langkah ini membantu mengurangi risiko gangguan selama proses pembaruan.
Kesimpulan
One UI 9 membawa lima fitur yang menyasar kebutuhan berbeda, mulai dari My FanCam untuk memusatkan video pada orang tertentu, Thread View untuk meninjau percakapan terjemahan, hingga Custom Cards yang membuat Now Brief lebih personal.
Di sisi lain, AI Assistant Activity memberi pengguna gambaran mengenai aktivitas otomatisasi AI, sedangkan Warranty and Care menyederhanakan akses ke informasi garansi, diagnostik, dan perkiraan biaya perbaikan.
Pembaruan ini memperlihatkan bahwa pengembangan antarmuka HP tidak hanya berkaitan dengan tampilan baru. Samsung juga berusaha menghadirkan fitur yang membantu pengguna membuat konten, berkomunikasi, mengelola informasi, dan merawat perangkat dengan lebih praktis.
Meski begitu, pengalaman setiap pengguna akan bergantung pada model Galaxy, wilayah, serta dukungan fitur yang tersedia. Jadi, sebelum berharap semua kemampuan tersebut langsung muncul di HP milikmu, pastikan perangkat sudah memperoleh One UI 9 dan fitur yang diinginkan memang didukung.

Posting Komentar