5 Alasan Backward Compatibility Xbox Series X/S Lebih Unggul dari PS5, Bisa Mainkan Game Lawas hingga 2001

Daftar Isi

 

5 Alasan Backward Compatibility Xbox Series X/S Lebih Unggul dari PS5, Bisa Mainkan Game Lawas hingga 2001



Industri konsol gim terus berkembang dengan menghadirkan teknologi grafis yang semakin realistis, waktu pemuatan yang lebih singkat, serta pengalaman bermain yang semakin imersif. Namun, di tengah kemajuan tersebut, ada satu fitur yang masih menjadi pertimbangan penting bagi banyak pemain, yaitu backward compatibility atau kompatibilitas dengan gim dari generasi konsol sebelumnya.

Fitur ini memungkinkan pemain menikmati kembali koleksi gim lama tanpa harus selalu mempertahankan konsol generasi terdahulu. Bagi penggemar gim klasik, backward compatibility bukan sekadar fitur tambahan, melainkan cara untuk mempertahankan pengalaman bermain yang mungkin sudah menjadi bagian dari kenangan mereka.

Microsoft Xbox Series X/S dan Sony PlayStation 5 (PS5) sama-sama menawarkan dukungan kompatibilitas lintas generasi. Namun, keduanya memiliki pendekatan yang berbeda. Xbox Series X/S menawarkan dukungan terhadap sejumlah gim dari tiga generasi konsol Xbox, sedangkan PS5 terutama berfokus pada kompatibilitas dengan gim PS4.

Perbedaan tersebut membuat Xbox Series X/S menarik bagi pemain yang ingin mengakses koleksi gim lawas dalam satu perangkat. Berikut lima alasan fitur backward compatibility Xbox Series X/S dinilai lebih unggul dibandingkan PS5.

1. Mendukung Gim Lawas dari Tiga Generasi Konsol

Salah satu keunggulan utama Xbox Series X/S adalah kemampuannya memainkan sejumlah gim dari tiga generasi konsol Xbox sebelumnya. Dukungan tersebut mencakup gim dari Xbox generasi pertama yang diluncurkan pada 2001, Xbox 360 yang hadir pada 2005, dan Xbox One yang dirilis pada 2013.

Artinya, pemain memiliki kesempatan untuk menikmati gim dari rentang waktu lebih dari dua dekade menggunakan konsol generasi terbaru. Mereka tidak harus selalu mencari konsol lawas hanya untuk memainkan judul tertentu yang masih ingin dinikmati.

Bagi pemain yang tumbuh bersama Xbox generasi pertama atau Xbox 360, fitur ini menghadirkan pengalaman nostalgia yang cukup menarik. Gim yang dahulu dimainkan ketika masih sekolah atau kuliah dapat kembali diakses tanpa perlu menyiapkan beberapa perangkat berbeda.

Dukungan lintas generasi juga bermanfaat bagi pemain baru yang ingin mengenal sejarah perkembangan gim. Mereka dapat mencoba judul-judul klasik yang membentuk identitas Xbox, termasuk gim yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan genre tertentu.

Meski demikian, perlu dipahami bahwa tidak semua gim dari tiga generasi tersebut otomatis kompatibel. Dukungan Xbox Series X/S berlaku untuk judul-judul tertentu yang masuk dalam daftar kompatibilitas resmi Microsoft.

Di sisi lain, PS5 dirancang terutama untuk menjalankan gim PS4. Sony menyebut sekitar 99 persen gim PS4 dapat dimainkan di PS5, meskipun kompatibilitas dan performa tetap dapat berbeda pada judul tertentu.

Untuk memainkan gim dari era PS1, PS2, dan PS3, pengguna PlayStation umumnya harus mencari versi yang dirilis ulang, remaster, remake, atau judul yang tersedia melalui layanan tertentu. Tidak semua gim klasik tersebut tersedia dengan cara yang sama.

Perbedaan cakupan inilah yang menjadi alasan Xbox Series X/S lebih menarik bagi pemain yang mengutamakan akses ke banyak generasi gim dalam satu konsol.

2. Katalog Kompatibilitasnya Mencakup Ribuan Gim

Dukungan lintas generasi tidak akan terlalu berarti jika hanya mencakup sedikit judul. Untungnya, Xbox Series X/S memiliki katalog backward compatibility yang luas.

Berdasarkan informasi yang dicantumkan dalam artikel sumber pada Oktober 2026, situs resmi Xbox mencantumkan hampir 4.000 gim yang kompatibel dengan Xbox Series X/S. Jumlah tersebut memberikan banyak pilihan bagi pemain yang ingin mengakses kembali koleksi lama.

Katalognya mencakup beragam genre, mulai dari aksi, petualangan, balapan, hingga gim dengan pendekatan cerita yang kuat. Beberapa contohnya adalah Prince of Persia: The Sands of Time yang dirilis pada 2003, Bully: Scholarship Edition dari 2007, serta Sunset Overdrive yang hadir pada 2014.

Keberagaman tersebut menjadi nilai tambah karena selera pemain tidak selalu mengikuti tren gim terbaru. Ada pemain yang lebih menyukai permainan klasik dengan mekanisme sederhana, sementara pemain lainnya ingin kembali menyelesaikan cerita dari judul yang pernah dimainkan bertahun-tahun lalu.

Katalog yang besar juga memberikan peluang untuk menemukan gim yang sudah jarang dibicarakan. Tidak semua judul lama mendapatkan versi remaster atau remake untuk konsol modern. Karena itu, kompatibilitas dapat menjadi cara untuk mempertahankan akses terhadap sebagian karya yang mungkin terlupakan.

Namun, jumlah gim kompatibel tidak berarti seluruhnya tersedia secara gratis. Pemain mungkin perlu membeli gim secara digital, menggunakan cakram fisik untuk judul yang mendukungnya, atau mengaksesnya melalui layanan tertentu jika tersedia.

Selain itu, daftar kompatibilitas dapat berubah mengikuti kebijakan platform dan dukungan terhadap masing-masing judul. Sebelum membeli gim lawas, pemain sebaiknya memeriksa status kompatibilitasnya agar tidak salah memilih.

Baca juga : 8 Robot Vacuum Cleaner Terbaik dengan Navigasi Pintar, Bikin Lantai Bersih Tanpa Repot

3. Sejumlah Gim Lawas Mendapat Peningkatan Visual dan Performa

Backward compatibility pada Xbox Series X/S bukan hanya soal menjalankan gim lama di perangkat baru. Sejumlah judul juga dapat memperoleh manfaat dari kemampuan perangkat keras yang lebih modern.

Xbox Series X/S memiliki komponen pemrosesan yang jauh lebih baru dibandingkan konsol Xbox generasi pertama maupun Xbox 360. Perbedaan kemampuan perangkat keras ini memungkinkan sejumlah gim lama berjalan dengan pengalaman yang lebih nyaman, bergantung pada dukungan dan karakteristik masing-masing judul.

Salah satu peningkatan yang bisa dirasakan adalah waktu pemuatan. Penyimpanan berkecepatan tinggi pada konsol generasi terbaru dapat membantu mempercepat proses pemuatan dalam gim yang kompatibel, meskipun hasilnya tidak selalu sama untuk semua judul.

Selain itu, beberapa gim tertentu mendapatkan peningkatan resolusi atau kualitas gambar melalui fitur yang disediakan Microsoft. Ada pula judul yang memperoleh manfaat dari frame rate lebih tinggi melalui dukungan khusus, termasuk fitur FPS Boost pada gim yang memenuhi syarat.

Sebagai contoh, Gears of War 3 sering menjadi salah satu judul yang dibahas ketika membicarakan peningkatan pengalaman bermain gim Xbox generasi sebelumnya. Pada judul tertentu, peningkatan yang tersedia dapat membuat pergerakan terlihat lebih mulus atau tampilan terasa lebih tajam dibandingkan pengalaman aslinya.

Meski begitu, tidak semua gim lama otomatis berjalan pada resolusi 4K atau frame rate tinggi. Peningkatan tersebut bergantung pada judul, metode kompatibilitas, serta fitur yang didukung oleh Microsoft.

Hal ini penting untuk dipahami agar pemain tidak menganggap setiap gim klasik akan memiliki kualitas visual setara gim modern. Backward compatibility tetap menjalankan gim berdasarkan fondasi teknis aslinya, dengan peningkatan tertentu ketika tersedia.

Bagi penggemar gim lawas, pendekatan ini tetap menguntungkan. Mereka bisa menikmati kembali permainan favorit tanpa harus selalu berhadapan dengan keterbatasan pengalaman bermain yang sama persis seperti ketika menggunakan konsol lama.

4. PS5 Lebih Berfokus pada Kompatibilitas Gim PS4

Di kubu Sony, PS5 menawarkan backward compatibility yang berfokus pada gim PlayStation 4. Pendekatan ini memiliki manfaat tersendiri karena pemain dapat membawa banyak koleksi gim PS4 ke konsol generasi terbaru.

Bagi pengguna yang berpindah dari PS4 ke PS5, kompatibilitas tersebut memudahkan transisi. Mereka tidak perlu meninggalkan seluruh koleksi gim sebelumnya hanya karena membeli perangkat baru.

Namun, dukungan tersebut berbeda dari kemampuan menjalankan gim PS1, PS2, atau PS3 secara langsung. Secara umum, PS5 tidak memiliki kompatibilitas langsung yang setara dengan Xbox Series X/S untuk menjalankan katalog gim dari beberapa generasi Xbox.

Salah satu tantangannya berkaitan dengan perbedaan arsitektur perangkat keras. Konsol-konsol PlayStation terdahulu menggunakan rancangan sistem yang berbeda-beda, sehingga menghadirkan kompatibilitas penuh bukan sekadar persoalan menyediakan tenaga pemrosesan yang lebih tinggi.

Dalam wawancara dengan Famitsu, mantan CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan, pernah menjelaskan bahwa pengembangan PS5 melibatkan sejumlah prioritas teknis. Sony berfokus pada pengalaman gim PS4, SSD berkecepatan tinggi, dan kontroler DualSense yang membawa fitur baru.

Akibatnya, pemain yang ingin menikmati gim klasik seperti Need for Speed: High Stakes dari 1999, SSX dari 2002, atau Downhill Domination dari 2003 tidak bisa begitu saja memasukkan cakram versi lama ke PS5 dan memainkannya seperti gim PS4 yang kompatibel.

Mereka perlu memeriksa apakah judul tersebut memiliki versi yang dirilis ulang atau tersedia melalui layanan resmi PlayStation. Jika tidak tersedia, pemain mungkin harus mempertahankan perangkat lama untuk mengakses versi aslinya.

Jadi, bukan berarti PS5 tidak memiliki backward compatibility yang bermanfaat. Fokusnya memang lebih kuat pada transisi dari PS4 ke PS5, sedangkan Xbox Series X/S menawarkan cakupan lintas generasi yang lebih luas untuk judul-judul tertentu.

5. Katalog Gim Klasik di PS5 Memiliki Batasan Akses

Sony tetap menyediakan alternatif bagi pengguna yang ingin menikmati gim klasik melalui PlayStation Plus Classics Catalog. Layanan ini menjadi bagian dari penawaran PlayStation Plus pada paket tertentu, termasuk PlayStation Plus Deluxe di Indonesia.

Melalui katalog tersebut, pengguna dapat mengakses sejumlah gim lawas yang telah disediakan Sony. Pilihan ini memberikan kesempatan untuk mengenal kembali judul-judul klasik tanpa harus selalu membeli konsol PlayStation generasi terdahulu.

Namun, ada perbedaan penting antara memainkan gim yang dimiliki secara permanen dan mengaksesnya melalui layanan berlangganan. Ketika sebuah judul hanya tersedia melalui katalog berlangganan, akses pengguna bergantung pada status langganan dan ketentuan layanan yang berlaku.

Jika langganan berakhir, pengguna umumnya tidak lagi dapat memainkan gim yang aksesnya bergantung pada layanan tersebut sampai berlangganan kembali. Ketersediaan judul juga dapat berubah sesuai kebijakan penyedia layanan.

Berdasarkan informasi dalam artikel sumber, PlayStation Plus Classics Catalog berisi 168 judul pada Oktober 2026. Angka ini merupakan gambaran katalog pada waktu tersebut dan dapat berubah seiring penambahan atau penghapusan gim.

Artikel sumber juga mencantumkan harga PlayStation Plus Deluxe sebesar Rp243 ribu per bulan, Rp695 ribu per tiga bulan, atau Rp1,9 juta per tahun. Harga dan paket dapat berubah, sehingga calon pelanggan sebaiknya memeriksa informasi terbaru di PlayStation Store Indonesia sebelum berlangganan.

Di sisi Xbox, katalog backward compatibility yang luas memberikan keuntungan bagi pemain yang sudah memiliki gim kompatibel atau ingin membeli judul tertentu secara terpisah. Namun, Xbox juga memiliki layanan berlangganan dengan katalog yang dapat berubah, sehingga tidak semua gim yang tersedia melalui layanan otomatis menjadi milik pemain.

Dengan demikian, perbandingan keduanya perlu melihat cara memperoleh gim, kepemilikan digital atau fisik, serta biaya berlangganan. Untuk penggemar gim klasik yang ingin mengakses judul dari banyak generasi, pendekatan Xbox tetap menawarkan fleksibilitas yang menarik.

Kesimpulan

Xbox Series X/S memiliki sejumlah keunggulan dalam hal backward compatibility dibandingkan PS5. Dukungan terhadap gim dari Xbox generasi pertama, Xbox 360, dan Xbox One memberikan akses lintas generasi yang lebih luas. Katalog yang mencakup hampir 4.000 judul berdasarkan informasi sumber, ditambah peningkatan visual dan performa pada gim tertentu, membuatnya menarik bagi penggemar permainan klasik.

Sementara itu, PS5 unggul dalam kemudahan memainkan banyak gim PS4 dan menyediakan alternatif untuk gim klasik melalui PlayStation Plus Classics Catalog. Namun, akses terhadap gim lawas PlayStation memiliki batasan tersendiri, terutama untuk judul yang tidak tersedia secara langsung atau melalui layanan resmi.

Pada akhirnya, pilihan konsol tetap bergantung pada kebutuhan pemain. Jika prioritasnya adalah memainkan gim generasi terbaru dan melanjutkan koleksi PS4, PS5 tetap menjadi pilihan yang kuat. Namun, jika ingin mengakses kembali banyak gim dari generasi konsol yang berbeda dalam satu perangkat, Xbox Series X/S menawarkan pendekatan backward compatibility yang lebih luas dan fleksibel.

Posting Komentar