Teknologi VoLTE dan VoNR: Bagaimana Suara Telepon Dialihkan Lewat Jaringan Data?

Daftar Isi

 

Teknologi VoLTE dan VoNR: Bagaimana Suara Telepon Dialihkan Lewat Jaringan Data?



Dulu, melakukan panggilan telepon di ponsel identik dengan jaringan khusus yang digunakan untuk membawa suara. Ketika pengguna menelepon, jaringan seluler akan menyediakan jalur komunikasi tersendiri agar suara dapat dikirim dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Namun, perkembangan jaringan seluler mengubah cara tersebut. Pada jaringan 4G dan 5G, suara telepon kini dapat dikirim sebagai paket data melalui jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Teknologi yang memungkinkan hal tersebut antara lain VoLTE (Voice over LTE) dan VoNR (Voice over New Radio).

Keduanya memungkinkan panggilan suara dilakukan melalui jaringan data, tetapi digunakan pada generasi jaringan yang berbeda. VoLTE dirancang untuk jaringan 4G LTE, sedangkan VoNR menjadi teknologi suara yang ditujukan untuk jaringan 5G Standalone (SA).

Menariknya, pengguna sebenarnya tidak perlu melakukan proses khusus untuk mengubah suara menjadi data. Seluruh proses tersebut berlangsung secara otomatis di dalam perangkat dan infrastruktur operator.

Lantas, bagaimana sebenarnya suara manusia bisa dikirim melalui jaringan data? Apa perbedaan VoLTE dan VoNR? Berikut penjelasannya.

Apa Itu VoLTE dan VoNR?

Secara sederhana, VoLTE adalah teknologi yang memungkinkan panggilan suara dilakukan melalui jaringan 4G LTE. Sementara itu, VoNR memungkinkan panggilan suara dilakukan secara langsung menggunakan jaringan 5G New Radio, khususnya jaringan 5G Standalone.

Keduanya menggunakan prinsip yang sama, yaitu mengubah suara menjadi data digital berbasis IP sebelum dikirimkan melalui jaringan seluler.

Teknologi ini menjadi penting karena jaringan 4G dan 5G pada dasarnya dirancang sebagai jaringan berbasis paket data. Berbeda dengan jaringan generasi sebelumnya yang masih menyediakan infrastruktur khusus untuk layanan suara, jaringan modern lebih mengandalkan komunikasi berbasis IP.

Karena itu, VoLTE dan VoNR memungkinkan operator mengintegrasikan layanan telepon dengan infrastruktur data yang sudah digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti browsing, streaming video, hingga aplikasi online.

Dengan teknologi tersebut, panggilan suara tidak lagi harus selalu bergantung pada jaringan 2G atau 3G.

Bagaimana Suara Telepon Bisa Menjadi Data?

Ketika seseorang berbicara melalui ponsel, suara yang keluar dari mulut pada dasarnya merupakan gelombang suara analog. Mikrofon pada ponsel kemudian menangkap gelombang tersebut dan mengubahnya menjadi sinyal digital.

Setelah menjadi bentuk digital, informasi suara dapat diproses menjadi paket-paket data.

Paket tersebut kemudian dikirimkan melalui jaringan menggunakan protokol Internet Protocol (IP). Jadi, secara prinsip, suara saat menelepon diperlakukan sebagai data yang harus dikirimkan dari satu titik ke titik lainnya.

Proses ini berlangsung sangat cepat sehingga pengguna tetap mendengar suara lawan bicara secara hampir real-time.

Dalam jaringan VoLTE maupun VoNR, terdapat komponen penting bernama IP Multimedia Subsystem (IMS). Infrastruktur IMS bertugas menangani berbagai layanan komunikasi berbasis IP, termasuk panggilan suara.

Setelah paket suara sampai ke jaringan tujuan, sistem akan memprosesnya kembali sehingga perangkat penerima dapat mengeluarkan suara melalui speaker.

Dengan demikian, secara sederhana alurnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Suara → mikrofon → data digital → paket IP → jaringan seluler → IMS → perangkat penerima → suara kembali.

Seluruh proses tersebut berlangsung dalam waktu sangat singkat.

Baca juga : Kuota Internet Dilarang Hangus, Telkomsel Janji Ada Penyesuaian Produk

Tidak Perlu Lagi Pindah ke 2G atau 3G

Salah satu perubahan penting yang dibawa VoLTE adalah kemampuan melakukan panggilan tanpa harus menurunkan koneksi ke jaringan 2G atau 3G.

Pada perangkat yang belum mendukung VoLTE, panggilan suara pada jaringan tertentu dapat membuat perangkat berpindah ke jaringan generasi sebelumnya. Fenomena tersebut dikenal sebagai mekanisme fallback.

Dengan VoLTE, jaringan 4G dapat menangani koneksi data sekaligus layanan suara.

Artinya, pengguna dapat tetap berada di jaringan 4G ketika melakukan panggilan. Hal ini memberikan pengalaman yang lebih praktis karena koneksi data tidak harus dihentikan atau berpindah teknologi hanya untuk melakukan panggilan.

Pada jaringan 5G Standalone, konsep serupa diterapkan melalui VoNR. Bedanya, seluruh proses komunikasi suara dapat berlangsung di atas infrastruktur 5G New Radio.

Cara Kerja Enkripsi dan Pengiriman VoLTE serta VoNR

Karena menggunakan jaringan berbasis IP, komunikasi suara membutuhkan mekanisme pengamanan dan pengelolaan lalu lintas yang sesuai.

Dalam prosesnya, data suara dikirim melalui infrastruktur operator dan sistem IMS. Paket suara tidak dikirim sebagai satu aliran besar, tetapi dibagi menjadi bagian-bagian kecil yang kemudian dikirimkan melalui jaringan.

Jaringan harus memastikan paket tersebut tiba di tujuan secara tepat dan dalam urutan yang sesuai. Jika terjadi keterlambatan atau kehilangan paket secara signifikan, pengguna dapat merasakan suara terputus-putus atau mengalami penurunan kualitas panggilan.

Inilah salah satu alasan mengapa kualitas jaringan tetap sangat berpengaruh terhadap pengalaman menggunakan VoLTE maupun VoNR.

Meskipun suara dikirim sebagai data, bukan berarti panggilan VoLTE atau VoNR sama persis dengan melakukan panggilan suara melalui aplikasi seperti WhatsApp. VoLTE dan VoNR merupakan bagian dari layanan telekomunikasi operator dan terintegrasi dengan sistem jaringan seluler serta IMS.

Apa Perbedaan VoLTE dan VoNR?

Perbedaan paling mendasar antara keduanya terletak pada jaringan yang digunakan.

VoLTE menggunakan jaringan 4G LTE. Teknologi ini telah menjadi salah satu standar penting dalam transisi operator dari jaringan lama menuju infrastruktur berbasis IP.

Sementara itu, VoNR menggunakan jaringan 5G Standalone. Teknologi ini dirancang sebagai evolusi layanan suara ketika jaringan 5G sudah memiliki core network 5G secara mandiri.

Dari sisi pengalaman, VoNR berpotensi menawarkan latensi lebih rendah dan kualitas komunikasi yang lebih baik dibandingkan VoLTE. Namun, manfaat tersebut sangat bergantung pada kesiapan jaringan operator, perangkat yang digunakan, serta kondisi jaringan di lokasi pengguna.

Jadi, tidak semua ponsel 5G otomatis bisa menggunakan VoNR. Dukungan terhadap teknologi tersebut membutuhkan kompatibilitas perangkat dan jaringan operator.

Keunggulan Utama VoLTE dan VoNR

Ada beberapa keuntungan yang membuat teknologi ini semakin penting dalam jaringan seluler modern.

1. Kualitas Suara Lebih Jernih

VoLTE dan VoNR dapat mendukung codec suara berkualitas tinggi sehingga suara terdengar lebih jernih dan alami dibandingkan layanan suara pada jaringan seluler lama.

Dalam kondisi jaringan yang mendukung, percakapan juga dapat terdengar lebih detail.

Kualitas tersebut tentu tetap dipengaruhi oleh perangkat, jaringan operator, serta kondisi sinyal pada saat panggilan berlangsung.

2. Panggilan Lebih Cepat Tersambung

Teknologi berbasis IP memungkinkan waktu penyambungan panggilan menjadi lebih singkat. Pada kondisi jaringan yang mendukung, panggilan dapat tersambung hanya dalam sekitar satu hingga dua detik.

Hal ini memberikan pengalaman yang terasa lebih responsif dibandingkan teknologi panggilan generasi lama.

3. Bisa Internetan Sambil Menelepon

Salah satu manfaat yang paling mudah dirasakan pengguna adalah kemampuan melakukan panggilan sambil tetap menggunakan internet.

Misalnya, seseorang sedang menelepon tetapi pada saat yang sama ingin membuka Google Maps untuk mencari lokasi. Pada koneksi yang mendukung VoLTE atau VoNR, aktivitas tersebut dapat dilakukan secara bersamaan.

Pengguna juga bisa membuka aplikasi lain, mengakses halaman web, atau melakukan aktivitas online selama panggilan berlangsung.

4. Infrastruktur Lebih Efisien

Dari sisi operator, penggunaan layanan suara berbasis IP membuat jaringan dapat memanfaatkan infrastruktur paket data yang sudah tersedia.

Hal ini menjadi semakin penting ketika operator mulai mengurangi ketergantungan terhadap jaringan 2G dan 3G.

Ketika semakin banyak layanan berpindah ke jaringan 4G dan 5G, teknologi seperti VoLTE dan VoNR membantu memastikan layanan telepon tetap tersedia pada jaringan modern.

Apakah VoNR Selalu Lebih Baik daripada VoLTE?

Secara teknologi, VoNR memang merupakan generasi yang lebih baru. Namun, bukan berarti VoNR dalam semua kondisi otomatis menghasilkan pengalaman yang lebih baik.

Kualitas panggilan tetap bergantung pada banyak faktor, termasuk cakupan jaringan, kapasitas operator, kompatibilitas ponsel, dan kondisi sinyal.

VoLTE yang berjalan pada jaringan 4G dengan cakupan kuat dapat memberikan pengalaman panggilan yang lebih stabil dibandingkan VoNR pada jaringan 5G yang sinyalnya kurang optimal.

Karena itu, pengguna tidak perlu terlalu mempermasalahkan apakah perangkatnya menggunakan VoLTE atau VoNR selama panggilan dapat tersambung dengan cepat, suara terdengar jelas, dan koneksi tetap stabil.

Apa yang Dibutuhkan agar Bisa Menggunakan VoLTE atau VoNR?

Untuk menggunakan VoLTE, perangkat harus mendukung VoLTE dan operator harus menyediakan layanan tersebut pada jaringan yang digunakan.

Sementara itu, VoNR membutuhkan dukungan perangkat terhadap 5G Standalone dan jaringan operator yang sudah menyediakan layanan tersebut.

Pengaturan pada ponsel juga dapat berbeda-beda tergantung merek dan sistem operasi. Pada sebagian perangkat, fitur VoLTE dapat ditemukan melalui menu pengaturan jaringan seluler.

Selain perangkat dan operator, kualitas sinyal juga tetap menjadi faktor penting. Teknologi secanggih apa pun tidak dapat menghilangkan seluruh dampak dari jaringan yang buruk.

Masa Depan Panggilan Telepon Ada di Jaringan Data

VoLTE dan VoNR menunjukkan bahwa definisi "telepon" telah berubah. Panggilan suara yang dahulu bergantung pada jaringan khusus kini dapat menjadi bagian dari komunikasi berbasis data.

Perubahan ini juga menunjukkan arah perkembangan jaringan seluler. Ketika industri semakin bergeser menuju jaringan berbasis IP, layanan suara tidak lagi harus memiliki jalur tradisional tersendiri.

VoLTE menjadi jembatan penting dalam era 4G, sedangkan VoNR membawa konsep tersebut lebih jauh ke jaringan 5G Standalone.

Bagi pengguna, perubahan tersebut mungkin tidak selalu terlihat. Kita cukup menekan tombol telepon dan berbicara seperti biasa. Namun di balik proses sederhana tersebut, suara sebenarnya telah melewati serangkaian proses digital—mulai dari konversi suara, pengemasan menjadi paket IP, pengiriman melalui jaringan, pemrosesan IMS, hingga akhirnya diubah kembali menjadi suara.

Pada akhirnya, VoLTE dan VoNR adalah contoh bagaimana teknologi jaringan data mengambil alih fungsi komunikasi suara tradisional. Hasilnya bukan sekadar panggilan yang lebih modern, tetapi juga koneksi yang lebih cepat, suara yang lebih jernih, dan kemampuan melakukan komunikasi sambil tetap terhubung dengan internet.


Posting Komentar