Perbandingan iOS 27 vs iOS 26, Apa Saja yang Berubah?
Perbandingan iOS 27 vs iOS 26, Apa Saja yang Berubah?
Apple kembali menghadirkan pembaruan sistem operasi untuk iPhone melalui iOS 27. Pembaruan ini resmi tersedia pada 14 September 2026 dan melanjutkan sejumlah perubahan besar yang sebelumnya diperkenalkan melalui iOS 26.
Jika iOS 26 menjadi salah satu pembaruan penting karena membawa bahasa desain baru bernama Liquid Glass, iOS 27 mengambil pendekatan yang sedikit berbeda. Apple masih mempertahankan tampilan tersebut, tetapi memberikan sejumlah penyempurnaan sekaligus memperluas kemampuan Apple Intelligence dan Siri.
Tidak hanya soal AI, iOS 27 juga membawa pembaruan pada kontrol orangtua, aksesibilitas, serta integrasi AirPods dengan sistem operasi. Artinya, perubahan yang dibawa iOS 27 tidak hanya terlihat dari tampilan, tetapi juga menyentuh cara pengguna berinteraksi dengan iPhone.
Lalu, apa saja perbedaan iOS 27 dibandingkan iOS 26? Berikut beberapa perubahan utamanya.
1. Liquid Glass Tetap Dipakai, tetapi Lebih Fleksibel
Liquid Glass menjadi salah satu perubahan visual terbesar yang diperkenalkan Apple melalui iOS 26. Bahasa desain tersebut menghadirkan elemen antarmuka dengan efek transparan dan tampilan seperti kaca pada berbagai bagian sistem.
Ketika pertama kali diperkenalkan, Liquid Glass memberikan pengalaman visual yang cukup berbeda dari desain iOS sebelumnya. Elemen antarmuka terlihat lebih transparan sehingga pengguna bisa merasakan adanya perubahan besar pada tampilan sistem.
Di iOS 27, Apple tidak meninggalkan konsep tersebut. Sebaliknya, Liquid Glass mendapatkan sejumlah penyempurnaan.
Salah satu perubahan yang diberikan adalah kontrol yang lebih besar terhadap tingkat transparansi antarmuka. Pengguna dapat menyesuaikan transparansi dan efek buram pada sejumlah elemen sesuai preferensi.
Hal ini cukup penting karena tampilan transparan bukan hanya persoalan estetika. Jika terlalu transparan, teks dan elemen antarmuka dapat menjadi lebih sulit dibaca, terutama ketika digunakan pada latar belakang yang kompleks.
Karena itu, iOS 27 juga membawa peningkatan pada kontras dan keterbacaan teks. Dengan penyesuaian tersebut, Apple berusaha mempertahankan karakter visual Liquid Glass sekaligus membuat antarmuka lebih nyaman digunakan.
Dengan kata lain, jika iOS 26 memperkenalkan Liquid Glass sebagai perubahan besar, iOS 27 lebih berfokus pada penyempurnaan pengalaman menggunakan desain tersebut.
2. Siri Mendapat Perubahan yang Lebih Signifikan
Perbedaan yang lebih terasa antara iOS 26 dan iOS 27 muncul pada Siri.
Pada iOS 27, Apple memperluas kemampuan Siri dengan memanfaatkan Apple Intelligence. Tujuannya adalah membuat Siri mampu memahami percakapan dan perintah pengguna dengan konteks yang lebih baik.
Siri tidak lagi hanya diposisikan sebagai asisten virtual yang menerima perintah sederhana. Integrasinya dengan sistem operasi dan perangkat Apple lainnya juga dibuat lebih erat.
Salah satu perubahan yang menarik adalah kemampuan menyinkronkan riwayat percakapan melalui iCloud. Dengan mekanisme ini, interaksi pengguna dengan Siri dapat dilanjutkan melalui perangkat Apple lain yang terhubung.
Hal tersebut membuat pengalaman menggunakan Siri lebih terintegrasi dengan ekosistem Apple. Pengguna yang memiliki lebih dari satu perangkat tidak harus selalu memulai percakapan dari awal ketika berpindah perangkat.
Kemampuan Siri dalam memahami informasi yang sedang tampil di layar juga diperluas. Fitur ini memungkinkan Siri menjadi lebih kontekstual karena sistem dapat memahami sesuatu yang sedang dilihat atau digunakan pengguna.
Perubahan tersebut membuat Siri menjadi salah satu bagian yang paling mendapatkan perhatian dalam iOS 27.
Baca juga : Mengenal Teknologi Organ-on-a-Chip yang Meniru Fungsi Organ Manusia
3. Apple Intelligence Semakin Masuk ke Sistem iPhone
Apple Intelligence sebenarnya sudah hadir pada iOS 26 melalui sejumlah fitur. Beberapa di antaranya adalah Live Translation dan Genmoji.
Namun, iOS 27 membawa integrasi Apple Intelligence lebih jauh. Teknologi AI tersebut mulai diterapkan pada lebih banyak bagian sistem dan aplikasi bawaan.
Safari dan Messages menjadi beberapa area yang mendapatkan kemampuan berbasis AI dengan konteks yang lebih luas. Apple juga memperluas akses terhadap berbagai alat penulisan yang dapat digunakan langsung dari sistem.
Artinya, pengguna tidak selalu harus membuka aplikasi AI pihak ketiga ketika ingin mendapatkan bantuan untuk menulis atau mengolah informasi tertentu. Sebagian kemampuan tersebut dapat diakses melalui fitur yang sudah tersedia di dalam sistem.
Meski demikian, kemampuan Apple Intelligence tetap bergantung pada perangkat yang digunakan. Beberapa fitur AI membutuhkan kemampuan pemrosesan tertentu sehingga tidak semua model iPhone akan mendapatkan pengalaman yang benar-benar sama.
Ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pengguna ketika membandingkan iOS 27 dengan iOS 26. Pembaruan sistemnya mungkin tersedia, tetapi fitur tertentu bisa memiliki persyaratan perangkat yang berbeda.
4. Kontrol Orangtua Dibuat Lebih Mudah
iOS 27 juga membawa perhatian lebih besar terhadap penggunaan iPhone oleh anak-anak.
Apple memperbarui tampilan Screen Time agar lebih mudah dipahami. Bagi orangtua, perubahan ini dapat membantu proses pemantauan dan pengaturan penggunaan perangkat.
Pengaturan waktu penggunaan juga dapat disesuaikan berdasarkan kategori aplikasi. Jadi, kontrol terhadap penggunaan perangkat tidak hanya dilakukan secara umum, tetapi dapat dibuat lebih spesifik.
Selain pengaturan Screen Time, Apple menambahkan sejumlah mekanisme persetujuan untuk aktivitas tertentu yang dilakukan anak.
Misalnya, ketika anak ingin mengakses situs web tertentu atau berkomunikasi dengan kontak baru melalui FaceTime dan Messages, orangtua dapat memperoleh mekanisme persetujuan tambahan.
Perubahan seperti ini menunjukkan bahwa pembaruan iOS 27 tidak hanya mengejar fitur AI dan tampilan baru. Aspek keamanan keluarga dan kontrol penggunaan perangkat juga menjadi bagian dari pengembangan sistem operasi.
5. Aksesibilitas Mendapat Fitur Live Recognition
Perubahan lainnya terdapat pada fitur aksesibilitas. iOS 27 menghadirkan Live Recognition yang dirancang untuk membantu pengguna mengenali objek dan kondisi di sekitarnya.
Fitur ini memanfaatkan kamera iPhone untuk memberikan deskripsi mengenai objek atau orang yang berada di depan perangkat melalui suara.
Konsep tersebut dapat menjadi fitur yang berguna bagi pengguna yang membutuhkan bantuan tambahan untuk memahami lingkungan visual di sekitar mereka.
Akses terhadap fitur ini juga dibuat lebih praktis pada iPhone yang mendukung Action Button. Pengguna dapat mengaksesnya dengan lebih cepat tanpa harus melalui banyak menu.
Dari sisi konsep, Live Recognition memperlihatkan bagaimana kemampuan kamera dan kecerdasan buatan dapat dikombinasikan dengan fitur aksesibilitas.
6. Pengalaman AirPods Lebih Terintegrasi
AirPods juga mendapatkan perhatian dalam iOS 27. Apple memperbarui pengalaman pengguna melalui menu pengaturan yang lebih terintegrasi dengan sistem operasi.
Pengguna mendapatkan lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan pengalaman audio secara langsung dari iPhone.
Perubahan ini mungkin tidak sebesar pembaruan Siri atau Apple Intelligence, tetapi tetap penting bagi pengguna yang menggunakan AirPods sebagai bagian dari ekosistem Apple sehari-hari.
Integrasi yang lebih erat membuat pengaturan perangkat audio tidak terasa seperti fitur yang berdiri sendiri. Pengalaman antara iPhone dan AirPods menjadi semakin menyatu.
iOS 27 vs iOS 26, Mana yang Lebih Berbeda?
Jika dilihat secara keseluruhan, iOS 26 dan iOS 27 memiliki fokus yang cukup berbeda.
iOS 26 lebih dikenal karena perubahan visual melalui Liquid Glass. Bahasa desain baru tersebut mengubah tampilan sejumlah bagian sistem dan menjadi salah satu identitas utama pembaruan tersebut.
Sementara itu, iOS 27 mempertahankan Liquid Glass tetapi lebih banyak melakukan penyempurnaan. Fokus pembaruan kemudian bergeser ke kemampuan kecerdasan buatan, Siri, keamanan keluarga, aksesibilitas, dan integrasi perangkat.
Dengan demikian, perubahan iOS 27 tidak selalu langsung terlihat dari tampilan. Sebagian peningkatan justru berada di balik sistem, terutama pada kemampuan AI dan integrasi berbagai fitur.
Apakah iOS 27 Layak Diperhatikan?
Bagi pengguna iPhone yang sudah menggunakan iOS 26, iOS 27 membawa sejumlah peningkatan yang cukup beragam. Perubahan Liquid Glass mungkin terasa sebagai penyempurnaan, sedangkan peningkatan Siri dan Apple Intelligence menawarkan perubahan yang lebih fungsional.
Kontrol orangtua juga menjadi lebih detail, sementara fitur aksesibilitas seperti Live Recognition memberikan kemampuan tambahan bagi pengguna dengan kebutuhan tertentu.
Di sisi lain, tidak semua fitur Apple Intelligence tersedia secara sama pada setiap perangkat. Karena itu, pengalaman pengguna dapat berbeda tergantung model iPhone yang digunakan.
Berdasarkan informasi tersebut, iOS 27 dapat dilihat sebagai kelanjutan dari fondasi yang dibangun iOS 26. Apple tidak kembali mengubah tampilan secara total, tetapi memilih memperdalam kemampuan yang sudah diperkenalkan sebelumnya.
Secara sederhana, iOS 26 membawa perubahan besar pada wajah iPhone melalui Liquid Glass, sedangkan iOS 27 lebih banyak mengembangkan otak dan pengalaman di baliknya melalui AI, Siri, keamanan keluarga, aksesibilitas, dan integrasi perangkat.
iOS 27 disebut tersedia untuk iPhone 11 dan model yang lebih baru serta telah hadir di Indonesia sejak 14 September 2026. Bagi pengguna yang penasaran dengan fitur baru, pembaruan ini menawarkan kombinasi antara penyempurnaan visual dan peningkatan fungsional yang lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya.

Posting Komentar