7 Fitur di Microsoft Edge untuk Tingkatkan Keamanan Saat Browsing

Daftar Isi

 

7 Fitur di Microsoft Edge untuk Tingkatkan Keamanan Saat Browsing



Internet sudah menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mencari informasi, berbelanja online, mengakses layanan perbankan, bekerja, hingga mengunduh berbagai file, semuanya dapat dilakukan melalui browser. Namun, semakin sering digunakan, semakin besar pula risiko keamanan yang perlu diperhatikan.

Ancaman seperti phishing, malware, pencurian password, hingga kebocoran data dapat terjadi ketika pengguna mengakses internet tanpa perlindungan yang memadai. Karena itu, memilih browser yang memiliki fitur keamanan lengkap menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga aktivitas online.

Salah satu browser yang menyediakan cukup banyak fitur keamanan adalah Microsoft Edge. Browser buatan Microsoft ini tidak hanya digunakan untuk membuka situs web, tetapi juga memiliki sejumlah fitur yang dirancang untuk membantu melindungi privasi, akun, password, dan perangkat pengguna.

Menariknya, beberapa fitur tersebut bekerja secara otomatis atau terintegrasi langsung dengan aktivitas browsing. Dengan begitu, pengguna tidak selalu harus melakukan pemeriksaan keamanan secara manual.

Berikut tujuh fitur di Microsoft Edge yang dapat membantu meningkatkan keamanan ketika menjelajahi internet.

1. Edge Secure Network

Ketika membicarakan keamanan dan privasi saat browsing, VPN biasanya menjadi salah satu teknologi yang paling sering dibahas. Microsoft Edge juga memiliki fitur bernama Edge Secure Network yang dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan ketika pengguna terhubung ke internet.

Cara kerjanya memiliki konsep yang mirip dengan VPN. Fitur ini dapat membantu menyembunyikan alamat IP pengguna sehingga identitas dan lokasi jaringan tidak mudah terlihat oleh pihak lain.

Hal tersebut menjadi semakin berguna ketika pengguna terhubung ke jaringan Wi-Fi publik. Jaringan seperti Wi-Fi di kafe, bandara, hotel, atau tempat umum lainnya memiliki risiko keamanan yang lebih besar dibandingkan jaringan pribadi.

Edge Secure Network juga dapat memberikan perlindungan ketika pengguna mengakses situs yang dianggap berbahaya. Dengan adanya lapisan keamanan tersebut, aktivitas browsing dapat dilakukan dengan perlindungan tambahan.

Meski demikian, pengguna tetap perlu memahami bahwa fitur keamanan browser bukan berarti membuat aktivitas internet sepenuhnya bebas risiko. Pengguna tetap harus berhati-hati ketika memasukkan informasi sensitif atau mengakses tautan yang mencurigakan.

2. Password Monitor

Password menjadi salah satu bagian paling penting dalam keamanan akun. Sayangnya, kebiasaan menggunakan password yang sama di berbagai layanan masih cukup umum dilakukan.

Masalahnya, ketika salah satu layanan mengalami kebocoran data dan password pengguna ikut tersebar, akun lain yang menggunakan password sama juga berpotensi ikut terancam.

Microsoft Edge menyediakan Password Monitor untuk membantu pengguna menghadapi risiko tersebut. Fitur ini dapat memeriksa password yang tersimpan di browser dan memberikan peringatan apabila informasi kredensial tersebut diketahui telah muncul dalam kebocoran data.

Dengan peringatan tersebut, pengguna dapat segera mengganti password yang bermasalah sebelum akun digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Password Monitor juga membantu pengguna yang memiliki password dari browser lain dengan menyediakan dukungan untuk membawa informasi akun dan password ke Edge.

Fitur ini membuat pengelolaan keamanan password menjadi lebih praktis karena pengguna tidak perlu memeriksa satu per satu apakah kredensial yang digunakan masih aman.

Baca juga : Apakah HP Rp2 Jutaan Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan di 2026?

3. Password Generator

Membuat password yang kuat terkadang cukup merepotkan. Banyak pengguna akhirnya memilih kombinasi yang mudah diingat, seperti tanggal lahir, nama, atau kata tertentu. Padahal, password sederhana relatif lebih mudah ditebak.

Microsoft Edge menyediakan Password Generator yang dapat membantu pengguna membuat password secara otomatis.

Fitur ini dapat digunakan ketika pengguna sedang membuat akun baru di sebuah situs. Edge akan menawarkan kombinasi password yang lebih kompleks sehingga pengguna tidak harus memikirkan sendiri kombinasi karakter yang sulit ditebak.

Password yang dibuat juga dapat disimpan di browser sehingga pengguna tidak perlu menghafalnya secara manual.

Keuntungan lainnya adalah pengguna dapat memiliki password berbeda untuk setiap layanan. Hal ini sangat penting karena menggunakan satu password untuk semua akun dapat meningkatkan dampak ketika terjadi kebocoran data.

Misalnya, apabila password sebuah akun media sosial bocor, penyerang tidak akan langsung memiliki akses ke akun lain jika setiap layanan menggunakan password yang berbeda.

4. Password Health

Selain memeriksa apakah password pernah terlibat dalam kebocoran, Microsoft Edge juga menyediakan fitur Password Health.

Fitur ini membantu pengguna melihat kondisi password yang tersimpan di browser. Pengguna dapat mengetahui password mana yang dianggap lemah dan membutuhkan perhatian lebih.

Password Health pada dasarnya membantu pengguna melakukan evaluasi terhadap kebiasaan penggunaan password.

Jika terdapat password yang lemah atau digunakan kembali pada beberapa layanan, pengguna dapat segera melakukan perubahan. Dengan demikian, keamanan akun dapat ditingkatkan sebelum terjadi masalah.

Fitur seperti ini cukup penting bagi pengguna yang memiliki banyak akun. Semakin banyak layanan yang digunakan, semakin sulit pula mengingat password mana yang kuat dan mana yang perlu diganti.

Daripada melakukan pemeriksaan secara manual, pengguna dapat memanfaatkan fitur bawaan Edge untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi password mereka.

5. Microsoft Defender SmartScreen

Salah satu ancaman paling umum ketika browsing adalah phishing. Serangan ini biasanya dilakukan dengan membuat situs atau tautan palsu yang menyerupai layanan resmi. Tujuannya adalah membuat korban memasukkan informasi seperti username, password, atau data pribadi.

Microsoft Edge memiliki Microsoft Defender SmartScreen untuk membantu melindungi pengguna dari ancaman tersebut.

SmartScreen dapat memberikan peringatan ketika pengguna mencoba mengakses situs yang dianggap tidak aman. Dengan adanya peringatan tersebut, pengguna memiliki kesempatan untuk membatalkan akses sebelum melanjutkan ke halaman berisiko.

Fitur ini juga bekerja untuk membantu melindungi pengguna dari malware. Ketika pengguna mengunduh file melalui Edge, SmartScreen dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan peringatan apabila file atau sumber unduhan dianggap mencurigakan.

Dengan begitu, pengguna tidak hanya mendapatkan perlindungan ketika membuka situs, tetapi juga ketika mengunduh sesuatu dari internet.

Meski demikian, peringatan keamanan tetap harus diperhatikan. Jangan langsung mengabaikan peringatan browser hanya karena ingin segera membuka situs atau mengunduh file tertentu.

6. Enhanced Security Mode

Microsoft Edge juga memiliki Enhanced Security Mode yang memberikan lapisan perlindungan tambahan ketika pengguna menjelajahi internet.

Fitur ini dirancang untuk membantu mengurangi risiko dari situs yang berpotensi membahayakan perangkat. Enhanced Security Mode melengkapi perlindungan yang diberikan Microsoft Defender SmartScreen.

Terdapat dua pilihan tingkat perlindungan, yaitu Balanced dan Strict.

Mode Balanced lebih cocok bagi kebanyakan pengguna karena perlindungannya disesuaikan dengan kebiasaan browsing. Sementara itu, mode Strict memberikan tingkat perlindungan yang lebih tinggi, meskipun dalam kondisi tertentu dapat memengaruhi kompatibilitas situs.

Karena itu, pengguna umum dapat mempertimbangkan mode Balanced terlebih dahulu. Sementara pengguna yang mengutamakan tingkat keamanan lebih tinggi dapat mencoba Strict dengan memahami kemungkinan adanya situs tertentu yang tidak bekerja secara normal.

Fitur ini menunjukkan bahwa keamanan browser tidak hanya berkaitan dengan mendeteksi situs berbahaya, tetapi juga mengurangi peluang eksploitasi ketika pengguna membuka halaman web.

7. InPrivate Browsing

Fitur keamanan terakhir adalah InPrivate Browsing. Jika Google Chrome memiliki Incognito Mode, Microsoft Edge memiliki fitur dengan konsep serupa yang disebut InPrivate.

Mode ini berguna ketika pengguna tidak ingin aktivitas browsing tertentu tersimpan seperti aktivitas pada sesi browsing biasa.

Setelah jendela atau tab InPrivate ditutup, Edge akan menghapus sejumlah data lokal seperti riwayat penelusuran, data formulir, serta data situs yang digunakan selama sesi tersebut.

Fitur ini dapat berguna ketika menggunakan komputer bersama, misalnya komputer keluarga, perangkat kantor tertentu, atau perangkat yang digunakan secara bergantian.

Namun, penting untuk memahami bahwa InPrivate bukan berarti pengguna menjadi sepenuhnya anonim di internet. Mode ini terutama berfungsi mengurangi data browsing yang tersimpan secara lokal di perangkat.

Beberapa data tetap dapat tersimpan, termasuk Favorites yang sengaja ditambahkan pengguna dan file yang diunduh selama sesi InPrivate.

Karena itu, InPrivate sebaiknya dipahami sebagai fitur untuk meningkatkan privasi lokal, bukan sebagai pengganti VPN atau sistem keamanan internet secara keseluruhan.

Keamanan Browser Tetap Bergantung pada Kebiasaan Pengguna

Berbagai fitur keamanan yang tersedia di Microsoft Edge memang dapat membantu mengurangi risiko ketika browsing. Edge Secure Network membantu memberikan perlindungan tambahan pada koneksi, Password Monitor dan Password Health membantu mengelola keamanan kredensial, sedangkan Password Generator membantu membuat password yang lebih kuat.

Di sisi lain, Microsoft Defender SmartScreen dan Enhanced Security Mode dapat membantu mencegah pengguna berinteraksi dengan situs atau konten berbahaya. Sementara itu, InPrivate Browsing memberikan pilihan untuk menjaga data aktivitas browsing tertentu agar tidak tersimpan seperti pada sesi normal.

Namun, seluruh fitur tersebut bukan berarti pengguna bisa sepenuhnya mengabaikan aspek keamanan lainnya.

Kebiasaan pengguna tetap menjadi bagian penting. Jangan sembarangan mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal, jangan memasukkan password pada situs yang mencurigakan, gunakan password berbeda untuk akun penting, dan selalu perbarui browser maupun sistem operasi.

Pengguna juga sebaiknya tidak langsung percaya hanya karena sebuah situs terlihat profesional. Situs phishing modern dapat dibuat sangat mirip dengan halaman resmi.

Pada akhirnya, Microsoft Edge menyediakan cukup banyak fitur yang dapat menjadi lapisan pertahanan ketika pengguna berselancar di internet. Dengan memahami dan memanfaatkan fitur-fitur tersebut, aktivitas browsing dapat dilakukan dengan lebih aman sekaligus membantu mengurangi risiko terhadap akun dan data pribadi.

Mengaktifkan fitur keamanan saja tidak cukup. Kombinasikan perlindungan bawaan Microsoft Edge dengan kebiasaan digital yang baik agar pengalaman menjelajah internet menjadi lebih aman dan nyaman.


Posting Komentar