5 Produk Baru Anker yang Diumumkan September 2026, dari Power Bank hingga TWS

Daftar Isi

 

5 Produk Baru Anker yang Diumumkan September 2026, dari Power Bank hingga TWS



Anker kembali memperluas lini perangkatnya dengan memperkenalkan sejumlah produk baru pada September 2026. Produk-produk tersebut diperkenalkan dalam ajang IFA 2026, salah satu pameran teknologi besar yang menjadi tempat berbagai perusahaan memamerkan perangkat terbaru mereka.

Dari total 22 produk yang diperkenalkan Anker, beberapa di antaranya cukup menarik perhatian karena membawa peningkatan pada teknologi pengisian daya, pengelolaan baterai, audio, hingga konektivitas.

Produk baru tersebut tidak hanya menyasar pengguna smartphone. Anker juga memperkenalkan perangkat yang ditujukan untuk pengguna laptop, headphone, hingga TWS. Dengan begitu, pilihan perangkat dalam ekosistem Anker semakin beragam.

Beberapa produk bahkan membawa pendekatan yang cukup menarik. Misalnya, power bank magnetik yang dilengkapi pendingin aktif, charger laptop yang mampu mendeteksi perangkat dan mengatur daya, serta charging station dengan fitur yang dirancang untuk menjaga kesehatan baterai.

Berikut lima produk Anker yang diumumkan pada September 2026 dan menarik untuk diperhatikan.

1. Anker MagGo Power Bank 2 Pro

Produk pertama adalah Anker MagGo Power Bank 2 Pro. Sesuai namanya, perangkat ini merupakan power bank magnetik yang dirancang untuk perangkat yang mendukung pengisian daya nirkabel berbasis Qi2.

Power bank tersebut memiliki kapasitas 10.000mAh dan mendukung pengisian daya nirkabel hingga 25W. Kemampuan tersebut membuatnya tidak sekadar berfungsi sebagai baterai cadangan, tetapi juga menawarkan pengisian daya nirkabel dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Salah satu fitur yang cukup menarik adalah sistem pendingin aktif. Anker membekali MagGo Power Bank 2 Pro dengan kipas berukuran kecil serta dua saluran udara. Sistem tersebut dirancang untuk membantu mengendalikan suhu ketika proses pengisian daya berlangsung.

Pendinginan menjadi perhatian penting pada perangkat pengisian daya berkecepatan tinggi karena proses pengisian dapat menghasilkan panas. Dengan sistem pendingin aktif, Anker mencoba menjaga perangkat tetap berada dalam kondisi yang lebih terkendali selama digunakan.

Anker mengklaim power bank ini mampu mengisi daya iPhone 17 Pro dari 0 hingga 50 persen dalam waktu sekitar 25 menit melalui pengisian nirkabel.

Selain pengisian secara wireless, tersedia port USB-C yang mampu menghasilkan output hingga 45W. Artinya, pengguna tetap dapat menggunakan kabel ketika membutuhkan metode pengisian yang lebih fleksibel.

Untuk mengisi kembali baterai power bank, perangkat ini diklaim mampu mencapai kapasitas 80 persen dalam waktu sekitar 52 menit menggunakan adaptor 45W.

Anker MagGo Power Bank 2 Pro dibanderol US$109 atau sekitar Rp1,9 juta berdasarkan informasi yang tercantum pada sumber.

2. Anker Laptop Charger Pro

Anker juga memperkenalkan Laptop Charger Pro yang menawarkan pendekatan berbeda dari charger laptop pada umumnya.

Perangkat ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi laptop yang terhubung dan menyesuaikan daya yang diberikan. Tujuannya adalah membantu mengurangi degradasi baterai yang dapat terjadi akibat pengisian daya dalam jangka panjang.

Fitur tersebut menjadi menarik bagi pengguna yang sering menggunakan laptop sambil tetap terhubung ke charger. Pengguna juga dapat menetapkan batas pengisian baterai hingga 80 persen.

Pembatasan pengisian seperti ini dapat membantu pengguna yang ingin menjaga baterai laptop dalam penggunaan jangka panjang, terutama bagi mereka yang lebih sering menggunakan laptop di dekat sumber listrik.

Anker mengklaim Laptop Charger Pro mampu mengenali seluruh perangkat MacBook secara otomatis. Sementara untuk laptop Windows, perangkat ini disebut dapat mengenali sekitar 90 persen perangkat melalui aplikasi khusus.

Dari sisi kemampuan pengisian, charger ini menawarkan daya maksimum hingga 100W. Dengan daya tersebut, perangkat ditujukan untuk pengguna laptop yang membutuhkan charger berdaya tinggi tetapi tetap ingin membawa perangkat yang relatif ringkas.

Anker juga melakukan perubahan pada desain fisiknya. Laptop Charger Pro disebut memiliki bodi 38 persen lebih kecil dan 33 persen lebih ringan dibandingkan generasi sebelumnya.

Terdapat pula layar informasi yang memungkinkan pengguna mendapatkan informasi mengenai proses pengisian daya.

Untuk harganya, Anker Laptop Charger Pro dibanderol sekitar US$60 atau kurang lebih Rp1 juta.

Baca juga : 3 Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah

3. Anker MagStand Charging Station

Bagi pengguna yang memiliki banyak perangkat, Anker MagStand Charging Station bisa menjadi salah satu produk yang menarik.

Perangkat ini dirancang sebagai charging station yang mampu mengisi hingga tiga perangkat secara bersamaan. Namun, pengguna perlu memahami bahwa tidak semua perangkat diisi secara nirkabel.

Hanya satu perangkat yang dapat memanfaatkan pad magnetik untuk pengisian daya wireless. Dua perangkat lainnya harus dihubungkan menggunakan kabel.

MagStand Charging Station mendukung standar Qi2.2 dengan daya pengisian nirkabel hingga 25W. Sementara itu, kabel USB-C yang tersedia mampu memberikan daya hingga 60W.

Selain itu, terdapat port USB-C tambahan dengan output hingga 30W. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang ingin mengatur beberapa perangkat dalam satu tempat pengisian.

Anker juga menambahkan layar yang dapat menampilkan informasi mengenai proses pengisian. Fitur ini membuat charging station tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengisi baterai, tetapi juga memberikan informasi kepada pengguna.

Untuk membantu mengendalikan suhu, perangkat ini dilengkapi sistem pendingin aktif.

Ada pula fitur bernama Care Mode. Fitur tersebut dirancang untuk memperlambat proses pengisian pada malam hari dan menyelesaikannya mendekati waktu alarm pengguna berbunyi.

Konsepnya adalah menghindari perangkat terus berada dalam kondisi terisi penuh dalam waktu lama ketika pengguna sedang tidur.

Sayangnya, Anker belum mengungkapkan harga MagStand Charging Station dalam informasi yang menjadi acuan artikel ini.

4. Anker Soundcore Space 2 Pro

Tidak hanya berkutat di perangkat pengisian daya, Anker juga memperbarui lini audio melalui Soundcore Space 2 Pro.

Headphone over-ear ini merupakan penerus Space One Pro dan membawa sejumlah peningkatan. Salah satu perubahan yang cukup menarik adalah bobotnya yang berada di sekitar 264 gram.

Angka tersebut membuat Space 2 Pro relatif ringan untuk ukuran headphone over-ear. Sebagai perbandingan yang disebutkan dalam sumber, AirPods Max 2 memiliki bobot sekitar 385 gram.

Space 2 Pro juga membawa teknologi adaptive ANC atau active noise cancellation adaptif. Teknologi ini dirancang untuk menyesuaikan tingkat peredaman suara berdasarkan kondisi lingkungan.

Daya tahan baterainya mencapai hingga 30 jam ketika ANC aktif. Jika ANC dimatikan, waktu penggunaan dapat meningkat hingga 60 jam.

Untuk pengguna yang sering berpindah antara laptop dan smartphone, tersedia dukungan Bluetooth multipoint. Fitur ini memungkinkan headphone terhubung ke beberapa perangkat sekaligus sehingga pengguna tidak harus selalu melakukan proses pairing ulang.

Pengguna Android juga mendapatkan dukungan codec LDAC untuk menikmati kualitas audio yang lebih tinggi. Namun, terdapat beberapa batasan. LDAC tidak tersedia pada iPhone dan hanya dapat digunakan ketika headphone terhubung ke satu perangkat.

Anker Soundcore Space 2 Pro dibanderol US$200 atau sekitar Rp3,5 juta.

5. Anker Soundcore Liberty Buds 2

Produk terakhir adalah Soundcore Liberty Buds 2, sebuah TWS yang menawarkan sejumlah fitur untuk audio dan komunikasi.

Anker membekali masing-masing earbud dengan driver berukuran 9,2 mm dan baterai 60mAh. Dalam kondisi tertentu, masing-masing earbud dapat digunakan hingga 12 jam.

Ketika dipadukan dengan charging case berkapasitas 580mAh, total waktu penggunaan diklaim dapat mencapai 46 jam jika ANC tidak digunakan.

Namun, ketika ANC atau Transparency Mode diaktifkan, daya tahan per pengisian turun menjadi sekitar tujuh jam.

Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah penggunaan chip Thus AI. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas panggilan dengan mengurangi gangguan suara serta meningkatkan kejernihan vokal.

Bagi pengguna yang sering melakukan panggilan menggunakan TWS, kemampuan pemrosesan suara seperti ini bisa menjadi salah satu fitur yang cukup penting.

Liberty Buds 2 juga mendukung beberapa codec audio, yaitu AAC, SBC, dan LDAC. Namun, seperti Space 2 Pro, dukungan LDAC memiliki keterbatasan kompatibilitas pada perangkat tertentu.

Anker juga membekali TWS ini dengan delapan sensor untuk mendukung berbagai fungsi yang tersedia.

Dari sisi ketahanan, Liberty Buds 2 memiliki sertifikasi IPX55. Sertifikasi tersebut membuat perangkat lebih tahan terhadap keringat dan percikan air, sehingga lebih sesuai digunakan ketika berolahraga atau melakukan aktivitas luar ruangan.

Untuk harganya, Anker Soundcore Liberty Buds 2 dibanderol US$130 atau sekitar Rp2,3 juta.

Anker Semakin Memperluas Pilihan Perangkat

Lima produk tersebut menunjukkan bagaimana Anker tidak hanya fokus pada satu kategori perangkat. Perusahaan tersebut memperluas portofolionya dari power bank dan charger hingga headphone serta TWS.

MagGo Power Bank 2 Pro membawa kombinasi pengisian Qi2 25W, USB-C 45W, kapasitas 10.000mAh, dan sistem pendingin aktif. Sementara Laptop Charger Pro mencoba menawarkan pengelolaan daya yang lebih pintar dengan kemampuan mendeteksi perangkat dan membatasi pengisian baterai.

Di sisi lain, MagStand Charging Station ditujukan untuk pengguna dengan beberapa perangkat sekaligus. Soundcore Space 2 Pro dan Liberty Buds 2 kemudian menyasar kebutuhan audio dengan ANC, codec beresolusi tinggi, serta fitur berbasis AI.

Menariknya, beberapa produk tersebut juga menunjukkan perhatian Anker terhadap pengelolaan panas dan kesehatan baterai. Fitur seperti pendingin aktif dan Care Mode menjadi contoh bagaimana perangkat pengisian daya modern tidak lagi hanya mengejar angka watt yang besar.

Tentu saja, spesifikasi tinggi bukan berarti setiap produk otomatis cocok untuk semua orang. Kebutuhan pengguna tetap menjadi faktor penting sebelum membeli. Pengguna yang membutuhkan power bank mungkin lebih memperhatikan kapasitas dan kecepatan pengisian, sementara pengguna laptop bisa lebih membutuhkan charger ringkas dengan daya tinggi.

Dengan diperkenalkannya 22 produk baru di IFA 2026, Anker tampaknya masih memiliki banyak perangkat yang akan melengkapi katalog mereka. Lima produk di atas hanyalah sebagian dari perangkat yang paling menarik perhatian dari pengumuman tersebut.

Bagi penggemar ekosistem Anker, kehadiran produk-produk baru ini tentu memberikan semakin banyak pilihan, baik untuk kebutuhan pengisian daya sehari-hari maupun perangkat audio.

Posting Komentar