5 Kehebatan TECNO Camon Slim 5G, Kamera Gahar di Bodi Tipis!
5 Kehebatan TECNO Camon Slim 5G, Kamera Gahar di Bodi Tipis!
TECNO kembali menghadirkan inovasi baru di pasar smartphone kelas menengah. Pada September 2026, perusahaan memperkenalkan TECNO Camon Slim 5G, smartphone yang mencoba menawarkan kombinasi menarik antara bodi tipis, kemampuan kamera, performa, baterai besar, dan ketahanan terhadap berbagai kondisi lingkungan.
Nama “Slim” pada perangkat ini bukan sekadar embel-embel. TECNO Camon Slim 5G mempunyai ketebalan bodi hanya 6,39 mm, angka yang tergolong sangat tipis untuk smartphone dengan baterai berkapasitas besar. Menariknya lagi, bodi ramping tersebut tidak membuat TECNO mengorbankan sektor kamera.
Smartphone ini membawa kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 700C dan dukungan optical image stabilization atau OIS. Di bagian depan tersedia kamera selfie 32 MP, sedangkan kamera ultrawide 8 MP menawarkan sudut pandang hingga 112 derajat.
Di sektor performa, perangkat ditenagai MediaTek Dimensity 7300e yang sudah mendukung jaringan 5G. Sementara itu, baterai 6.000 mAh menjadi salah satu daya tarik lainnya. TECNO juga membekali perangkat dengan sejumlah sertifikasi ketahanan seperti IP69K, IP69, IP68, IP66, dan MIL-STD-810.
Lantas, apa saja kehebatan TECNO Camon Slim 5G yang membuatnya menarik untuk diperhatikan? Berikut lima di antaranya.
1. Bodi super tipis hanya 6,39 mm
Keunggulan pertama tentu saja berasal dari desain. TECNO Camon Slim 5G mempunyai ketebalan hanya 6,39 mm. Angka ini membuatnya terlihat lebih ramping dibandingkan banyak smartphone kelas menengah yang umumnya memiliki ketebalan sekitar 7–8 mm.
Bodi yang tipis memberikan beberapa keuntungan dalam penggunaan sehari-hari. Salah satunya adalah kenyamanan ketika smartphone digenggam. Dengan ukuran yang lebih ramping, perangkat terasa lebih mudah digenggam menggunakan satu tangan.
Hal tersebut cukup penting bagi pengguna yang sering menggunakan smartphone dalam waktu lama. Ketika perangkat terlalu tebal atau berat, telapak tangan dan jari bisa lebih cepat merasa lelah. Desain tipis pada Camon Slim 5G berusaha mengurangi masalah tersebut.
Selain kenyamanan, desain ramping juga membuat smartphone terlihat lebih premium. Ini menarik karena TECNO mencoba menghadirkan kesan flagship pada perangkat yang berada di kelas menengah.
Yang membuat desain tersebut semakin menarik adalah TECNO tetap memasukkan baterai berkapasitas 6.000 mAh. Artinya, perusahaan tidak sekadar mengejar ketipisan dengan memangkas kapasitas baterai.
2. Kamera utama 50 MP menggunakan sensor Sony LYTIA 700C
Sebagai bagian dari keluarga Camon yang dikenal mengutamakan fotografi, sektor kamera menjadi salah satu bagian paling menarik dari TECNO Camon Slim 5G.
Kamera utamanya mempunyai resolusi 50 MP dengan aperture f/1.8, sensor berukuran 1/1,56 inci, dan sudah dilengkapi OIS. Kamera tersebut juga menggunakan sensor Sony LYTIA 700C.
Penggunaan OIS atau optical image stabilization menjadi keuntungan ketika pengguna mengambil foto maupun video. Sistem ini membantu mengurangi efek guncangan tangan sehingga hasil pengambilan gambar dapat terlihat lebih stabil.
Kemampuan tersebut juga berguna ketika memotret dalam kondisi minim cahaya. Pada malam hari, kamera biasanya membutuhkan waktu eksposur yang lebih panjang untuk menangkap cahaya. Gerakan tangan sedikit saja bisa membuat foto menjadi buram. OIS membantu mengurangi risiko tersebut.
Sensor Sony LYTIA 700C juga menjadi salah satu komponen yang menarik perhatian karena dirancang untuk membantu kamera menangkap lebih banyak cahaya. Dengan dukungan tersebut, kamera utama berpotensi menghasilkan foto dengan detail yang lebih baik, khususnya ketika digunakan pada kondisi pencahayaan yang tidak ideal.
Selain kamera utama, tersedia kamera ultrawide 8 MP dengan aperture f/2.2 dan sudut pandang 112 derajat. Kamera ini cocok digunakan untuk mengambil foto lanskap, bangunan, kelompok orang, atau objek yang membutuhkan cakupan gambar lebih luas.
Menariknya, kamera ultrawide tersebut juga mempunyai autofocus. Artinya, kamera ini tidak hanya berguna untuk mengambil gambar dengan perspektif lebar, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan fotografi jarak dekat atau makro.
Di bagian depan terdapat kamera selfie 32 MP. Resolusi tersebut cukup besar untuk memenuhi kebutuhan swafoto, video call, maupun pembuatan konten media sosial.
Baca juga : Cara Mempercepat PC Windows dengan Microsoft Defender Tanpa Mengorbankan Keamanan
3. Baterai 6.000 mAh dalam bodi yang tetap tipis
Baterai besar biasanya identik dengan smartphone yang lebih tebal. Namun, TECNO mencoba mematahkan anggapan tersebut melalui Camon Slim 5G.
Smartphone ini membawa baterai berkapasitas 6.000 mAh. Kapasitas tersebut cukup besar untuk ukuran smartphone yang mempunyai ketebalan hanya 6,39 mm.
Dalam penggunaan sehari-hari, kapasitas baterai seperti ini memberikan keuntungan berupa daya tahan yang lebih panjang. Pengguna yang sering bepergian, bermain game, menonton video, menggunakan kamera, atau mengakses media sosial tidak perlu terlalu sering mencari colokan listrik.
TECNO juga membekali perangkat dengan teknologi pengisian cepat 45W. Memang, angka tersebut bukan yang paling tinggi di kelas smartphone saat ini. Beberapa perangkat lain sudah menawarkan pengisian 60W, 70W, bahkan lebih tinggi.
Namun, 45W masih tergolong memadai untuk smartphone kelas menengah. Kombinasi baterai 6.000 mAh dan pengisian 45W membuat Camon Slim 5G mencoba menawarkan keseimbangan antara daya tahan dan waktu pengisian.
Bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas, kombinasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama. Baterai besar membantu perangkat bertahan lebih lama, sedangkan pengisian cepat membuat waktu yang diperlukan untuk mengisi ulang tetap relatif singkat.
4. Menggunakan MediaTek Dimensity 7300e untuk performa 5G
Bodi tipis dan kamera bukan satu-satunya perhatian TECNO. Camon Slim 5G juga dibekali chipset MediaTek Dimensity 7300e.
Chipset tersebut dibuat menggunakan proses fabrikasi 6 nm dan sudah mendukung konektivitas 5G. Untuk kebutuhan sehari-hari, chipset ini ditujukan untuk menangani aktivitas seperti membuka banyak aplikasi, browsing, streaming video, media sosial, hingga gaming.
Menurut informasi dari MediaTek, Dimensity 7300e menawarkan peningkatan performa CPU hingga 8 persen. Chipset tersebut juga membawa GPU Mali-G610 dan teknologi MediaTek HyperEngine untuk mendukung pengalaman bermain game.
Efisiensi juga menjadi salah satu fokus chipset ini. MediaTek mengklaim terdapat peningkatan efisiensi aplikasi hingga 4 persen, efisiensi modem hingga 21 persen, serta efisiensi gaming sekitar 8 persen.
Dari sisi arsitektur CPU, Dimensity 7300e menggunakan kombinasi core Cortex-A78 dan Cortex-A55 dengan clock speed hingga 2,5 GHz.
Dengan spesifikasi tersebut, TECNO Camon Slim 5G tidak hanya ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone untuk aktivitas ringan. Perangkat ini juga mencoba memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan performa cukup kencang untuk gaming dan aktivitas multimedia.
5. Punya banyak sertifikasi ketahanan
Keunggulan terakhir yang menarik adalah tingkat ketahanan perangkat. TECNO Camon Slim 5G membawa beberapa sertifikasi perlindungan sekaligus, yaitu IP69K, IP69, IP68, dan IP66.
Berbagai sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa perangkat dirancang untuk menghadapi debu serta paparan air dalam kondisi tertentu. TECNO juga menyebut perangkat mampu menghadapi air bersuhu hingga 80 derajat Celsius dan air bertekanan tinggi.
Untuk perlindungan terhadap air, perangkat disebut dapat bertahan ketika direndam hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit dalam kondisi pengujian yang sesuai.
Selain sertifikasi IP, TECNO Camon Slim 5G juga membawa sertifikasi MIL-STD-810. Standar tersebut berkaitan dengan pengujian ketahanan perangkat terhadap berbagai kondisi lingkungan dan tekanan fisik tertentu.
TECNO mengklaim telah melakukan ribuan pengujian untuk memastikan perangkat mempunyai durabilitas yang baik.
Meski demikian, sertifikasi ketahanan bukan berarti pengguna bebas memperlakukan smartphone secara sembarangan. Perlindungan terhadap air dan debu tetap memiliki batas. Kerusakan akibat kondisi di luar parameter pengujian juga tetap mungkin terjadi.
Camon Slim 5G menarik karena tidak hanya mengandalkan bodi tipis
TECNO Camon Slim 5G menawarkan konsep yang cukup menarik untuk smartphone kelas menengah. Bodi setebal 6,39 mm menjadi daya tarik pertama, tetapi TECNO tidak berhenti pada desain.
Di sektor kamera, tersedia kamera utama 50 MP dengan OIS dan sensor Sony LYTIA 700C, kamera ultrawide 8 MP dengan autofocus, serta kamera depan 32 MP. Untuk performa, MediaTek Dimensity 7300e menjadi otaknya, lengkap dengan dukungan 5G.
Yang paling menarik, semua itu dipadukan dengan baterai 6.000 mAh dan pengisian cepat 45W. Perangkat juga mempunyai sejumlah sertifikasi ketahanan yang membuatnya lebih siap digunakan dalam berbagai kondisi.
Dengan kombinasi tersebut, TECNO Camon Slim 5G terlihat mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda di kelas menengah: smartphone tipis yang tetap membawa baterai besar, kamera serius, performa mumpuni, dan perlindungan fisik yang cukup lengkap.
Untuk saat ini, salah satu hal yang masih menjadi pertanyaan adalah ketersediaannya di Indonesia. Jika nantinya TECNO membawa Camon Slim 5G ke pasar Indonesia dengan harga yang kompetitif, perangkat ini tentu menarik untuk dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang menginginkan smartphone tipis tanpa harus mengorbankan kapasitas baterai dan kemampuan kamera.

Posting Komentar