5 HP dengan Skor AnTuTu Tertinggi Edisi September 2026

Daftar Isi

 

5 HP dengan Skor AnTuTu Tertinggi Edisi September 2026



Persaingan smartphone kelas atas semakin sengit. Setiap tahun, produsen berlomba menghadirkan chipset yang lebih kencang, sistem pendingin yang lebih efektif, RAM berkapasitas besar, serta teknologi tambahan untuk meningkatkan pengalaman gaming. Salah satu cara yang sering digunakan untuk membandingkan performa antar-HP adalah melalui skor AnTuTu Benchmark.

Memasuki September 2026, sejumlah smartphone berhasil mencatat skor AnTuTu yang sangat tinggi, bahkan menembus angka 4 juta. Menariknya, daftar kali ini tidak hanya diisi oleh HP gaming. Beberapa flagship yang mengutamakan keseimbangan antara kamera, layar, baterai, desain, dan performa juga mampu mencetak skor luar biasa.

Lantas, HP apa saja yang masuk lima besar?

1. REDMAGIC 11 Pro, Skor AnTuTu hingga 4 Jutaan

Posisi pertama ditempati REDMAGIC 11 Pro, smartphone gaming kelas atas yang memang sejak awal dirancang untuk mengejar performa maksimal.

HP ini mampu mencatat skor AnTuTu hingga sekitar 4 jutaan. Salah satu faktor utamanya adalah penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang dipadukan dengan RAM hingga 24 GB.

Namun, chipset dan RAM bukan satu-satunya alasan REDMAGIC 11 Pro mampu menghasilkan skor setinggi itu. Perangkat ini memiliki sistem pendinginan khusus yang dirancang untuk menjaga performa tetap stabil.

REDMAGIC 11 Pro menggunakan Vapor Chamber berukuran 13.116 mm², fan cooling dengan kecepatan hingga 24.000 RPM, serta AquaCore Cooling System yang bekerja secara pasif untuk membantu mengendalikan temperatur.

Sebagai HP gaming, berbagai fitur pendukung juga tersedia. Salah satunya adalah shoulder trigger dengan respons hingga 540 Hz. Ada pula chip gaming RedCore R4 yang dirancang untuk membantu meningkatkan performa ketika bermain game.

Layarnya memiliki refresh rate 144 Hz, sehingga animasi dan pergerakan dalam game terlihat lebih mulus. Menariknya, layar REDMAGIC 11 Pro juga mengusung desain full screen tanpa punch-hole kamera, sehingga area tampilan terasa lebih luas ketika digunakan bermain.

Dengan kombinasi chipset kencang, RAM besar, dan sistem pendingin agresif, tidak terlalu mengherankan jika REDMAGIC 11 Pro menjadi pemuncak daftar AnTuTu September 2026.

2. iQOO 15, Skor Sekitar 3,7 Jutaan

Di posisi kedua ada iQOO 15 dengan skor AnTuTu sekitar 3,7 jutaan. Smartphone ini juga mengincar pengguna yang mengutamakan performa tinggi, terutama untuk gaming.

iQOO 15 menggunakan RAM LPDDR5X Ultra Pro dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi tersebut membantu perangkat dalam menangani aplikasi dan game berukuran besar.

Salah satu fitur menariknya adalah kehadiran Supercomputing Chip Q3. Chip tambahan tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan performa gaming, termasuk mendukung peningkatan frame rate dan resolusi dalam kondisi tertentu.

Menariknya, iQOO 15 tidak hanya mengejar performa. Sektor fotografi juga mendapatkan perhatian cukup besar.

Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera periskop telefoto 50 MP dengan OIS yang mendukung pembesaran optikal 3x, serta kamera ultrawide 50 MP.

Untuk daya, iQOO 15 membawa baterai berkapasitas 7.000 mAh. Kapasitas besar tersebut membuat perangkat diklaim mampu digunakan bermain game hingga sekitar 10,5 jam dalam kondisi tertentu.

Layarnya juga tergolong kelas flagship dengan panel LTPO AMOLED dan refresh rate hingga 144 Hz. Jadi, iQOO 15 bukan sekadar HP yang mengejar angka benchmark, tetapi juga menawarkan kombinasi performa, kamera, layar, dan daya tahan baterai.

Baca juga : EEPROM pada Motherboard: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Risiko Flashing BIOS

3. POCO F8 Ultra, Skor Sekitar 3,6 Jutaan

Berikutnya ada POCO F8 Ultra dengan skor AnTuTu sekitar 3,6 jutaan.

Berbeda dari citra beberapa produk POCO sebelumnya yang sering diposisikan sebagai flagship killer, POCO F8 Ultra kali ini membawa pendekatan yang lebih lengkap. Perangkat tersebut diposisikan sebagai flagship sejati yang tidak hanya mengutamakan performa.

POCO F8 Ultra mempunyai layar LTPO AMOLED 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz. Layarnya juga menawarkan resolusi 2K.

Di sektor kamera, tersedia konfigurasi tiga kamera dengan resolusi 50 MP. Salah satu komponen yang menonjol adalah sensor Light Fusion 950 berukuran 1/1,3 inci.

Baterainya berkapasitas 6.500 mAh, sementara fitur pengisian daya nirkabel hingga 50 watt turut tersedia.

POCO F8 Ultra juga menawarkan berbagai fitur premium lainnya, seperti sensor ultrasonic fingerprint, fitur AI, desain premium, serta speaker BOOSE. Bahkan tersedia varian dengan bagian belakang berbahan kulit sintetis yang memberikan kesan lebih mewah.

Karena spesifikasinya relatif seimbang, POCO F8 Ultra bisa ditujukan untuk berbagai kebutuhan. Gamer mendapatkan performa tinggi, pencinta fotografi memperoleh sistem kamera yang lebih serius, sementara pengguna biasa juga bisa memanfaatkannya sebagai smartphone flagship sehari-hari.

4. REDMI K90 Pro Max, Skor Sekitar 3,6 Jutaan

Posisi keempat ditempati REDMI K90 Pro Max. Smartphone ini mencatat skor AnTuTu sekitar 3,6 jutaan, sehingga berada di level yang kurang lebih sama dengan POCO F8 Ultra.

Keduanya bahkan memiliki hubungan yang sangat dekat. REDMI K90 Pro Max secara khusus dipasarkan di China, sedangkan POCO F8 Ultra merupakan versi global yang memiliki basis perangkat serupa.

Perbedaan tetap dapat ditemukan pada sejumlah aspek. Salah satunya adalah kapasitas baterai. REDMI K90 Pro Max memiliki baterai yang lebih besar, yaitu sekitar 7.560 mAh.

REDMI K90 Pro Max juga ditempatkan sebagai smartphone flagship yang mengutamakan keseimbangan. Artinya, perangkat ini tidak hanya mengandalkan chipset kencang untuk mengejar skor benchmark, tetapi juga memperhatikan layar, kamera, baterai, dan kenyamanan penggunaan.

Kehadiran REDMI K90 Pro Max menunjukkan bahwa smartphone dengan skor benchmark tinggi tidak harus selalu berbentuk HP gaming. Sebuah flagship yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari pun bisa memiliki performa kelas ekstrem.

5. OnePlus 15, Skor Sekitar 3,6 Jutaan

Melengkapi lima besar ada OnePlus 15 dengan skor AnTuTu sekitar 3,6 jutaan.

Salah satu hal menarik dari perangkat ini adalah konfigurasi OP Performance Tri-Chips. Sesuai namanya, sistem tersebut menggunakan tiga cip untuk menangani berbagai aspek performa.

Chip utamanya adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang bertugas menangani performa komputasi. Kemudian terdapat G2 Wi-Fi Chip yang ditujukan untuk membantu kemampuan koneksi Wi-Fi, serta Touch Response Chip untuk meningkatkan responsivitas layar hingga 3.200 Hz dalam skenario yang didukung.

OnePlus 15 juga memiliki baterai berkapasitas 7.300 mAh dan diklaim mampu bertahan hingga 31 jam untuk pemutaran video.

Layarnya menggunakan panel LTPO AMOLED berukuran 6,78 inci dengan refresh rate hingga 165 Hz. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan beberapa perangkat lain dalam daftar.

Untuk fotografi, OnePlus 15 membawa konfigurasi tiga kamera yang masing-masing menggunakan sensor beresolusi 50 MP.

Dengan demikian, OnePlus 15 menawarkan pendekatan yang cukup lengkap. Performanya tinggi untuk gaming, tetapi perangkat tetap dirancang untuk streaming, scrolling, browsing, fotografi, dan penggunaan harian.

Daftar 5 HP dengan Skor AnTuTu Tertinggi

Jika diringkas, berikut posisi lima smartphone dalam daftar September 2026:

  1. REDMAGIC 11 Pro — hingga 4 jutaan
  2. iQOO 15 — sekitar 3,7 jutaan
  3. POCO F8 Ultra — sekitar 3,6 jutaan
  4. REDMI K90 Pro Max — sekitar 3,6 jutaan
  5. OnePlus 15 — sekitar 3,6 jutaan

Menariknya, jarak skor antara posisi ketiga hingga kelima relatif dekat. Perbedaan performa dalam penggunaan sehari-hari pun belum tentu terasa hanya berdasarkan angka benchmark.

Apakah Skor AnTuTu Menentukan HP Gaming Terbaik?

Meskipun skor AnTuTu berguna sebagai gambaran kemampuan perangkat, angka tersebut sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan ketika memilih HP.

Benchmark menguji sejumlah komponen perangkat dan menghasilkan angka yang dapat digunakan sebagai referensi. Namun, pengalaman bermain game di dunia nyata dipengaruhi banyak faktor.

Optimalisasi software menjadi salah satu aspek penting. Dua HP dengan chipset yang sama dapat memberikan pengalaman berbeda apabila sistem operasi, driver, dan optimasi gamenya berbeda.

Kemampuan GPU juga sangat menentukan, terutama untuk game dengan grafis berat. Selain itu, sistem pendinginan berpengaruh terhadap thermal throttling, yaitu kondisi ketika performa perangkat diturunkan karena temperatur terlalu tinggi.

Hal tersebut menjelaskan mengapa HP dengan skor benchmark sedikit lebih rendah belum tentu kalah ketika digunakan bermain game dalam waktu lama.

Karena itu, jika ingin mengetahui performa sebenarnya, pengujian langsung tetap menjadi cara yang lebih relevan. Perhatikan kestabilan frame rate, temperatur, konsumsi baterai, respons layar, dan kemampuan perangkat mempertahankan performa setelah digunakan dalam waktu lama.

Kesimpulan

Daftar HP dengan skor AnTuTu tertinggi pada September 2026 memperlihatkan betapa cepatnya perkembangan performa smartphone flagship.

REDMAGIC 11 Pro menjadi pemimpin dengan skor hingga 4 jutaan berkat kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM besar, dan sistem pendinginan khusus. Di bawahnya ada iQOO 15 dengan skor sekitar 3,7 jutaan yang menawarkan performa tinggi sekaligus kamera dan baterai besar.

Sementara itu, POCO F8 Ultra, REDMI K90 Pro Max, dan OnePlus 15 sama-sama berada di kisaran 3,6 jutaan. Ketiganya menunjukkan bahwa performa tinggi kini tidak hanya menjadi milik smartphone gaming.

Meski begitu, angka AnTuTu tetap harus dipandang sebagai salah satu referensi, bukan penentu mutlak. Optimalisasi software, GPU, pendinginan, baterai, dan kestabilan performa dalam penggunaan nyata juga sangat penting.

Jadi, kalau tujuan utama membeli HP adalah gaming, jangan hanya melihat siapa yang punya skor paling tinggi. Justru kombinasi antara performa tinggi dan kemampuan mempertahankan performa tersebut dalam pemakaian jangka panjang yang lebih menentukan apakah sebuah smartphone benar-benar layak disebut sebagai HP gaming terbaik.

Posting Komentar