15 Hal Penting dari Peluncuran iPhone Duo, iPhone 18 Pro, Apple Watch 12, hingga AirPods 5

Daftar Isi

15 Hal Penting dari Peluncuran iPhone Duo, iPhone 18 Pro, Apple Watch 12, hingga AirPods 5



Apple kembali menggelar salah satu acara peluncuran produk terbesarnya pada September 2026. Dalam acara berdurasi sekitar 78 menit tersebut, perusahaan tidak hanya memperkenalkan iPhone generasi terbaru, tetapi juga membawa perubahan besar di lini perangkat lainnya.

Ada iPhone Duo sebagai ponsel lipat pertama Apple, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan peningkatan kamera dan performa, Apple Watch 12 serta Apple Watch Ultra 4, hingga AirPods 5 yang kini membawa Active Noise Cancellation (ANC).

Menariknya, ada pula beberapa pengumuman kecil yang mungkin terlewat. Berikut 15 hal penting yang perlu diketahui dari acara peluncuran Apple tersebut.

1. iPhone Duo Jadi Ponsel Lipat Pertama Apple

Inilah bintang utama acara kali ini. Setelah bertahun-tahun menjadi bahan rumor, Apple akhirnya memperkenalkan iPhone Duo, perangkat foldable pertamanya.

Konsepnya menggunakan desain lipat bergaya “passport” seperti sejumlah ponsel foldable besar. Ketika dibuka, perangkat menawarkan layar berukuran 7,6 inci sehingga pengalaman penggunaannya lebih mendekati tablet mini dibandingkan smartphone biasa.

iPhone Duo tersedia dalam warna Star White dan Night Sky. Pre-order dibuka pada 16 Oktober, sementara penjualan resminya dimulai 23 Oktober.

Harganya juga jelas bukan kelas murah. iPhone Duo dibanderol mulai US$1.999, £1.999, atau AU$3.499 untuk penyimpanan 256GB.

2. iOS 27 Dibuat Lebih Cocok untuk iPhone Duo

Apple ternyata tidak sekadar membuat hardware lipat, tetapi juga mengubah pengalaman iOS agar lebih masuk akal pada perangkat dengan dua layar.

Ketika iPhone Duo digunakan dalam keadaan tertutup, beberapa tombol navigasi dapat bergeser ke sisi kanan sehingga lebih mudah dijangkau ibu jari.

Saat perangkat dibuka, pengguna bisa menjalankan dua aplikasi secara berdampingan. Bahkan pasangan aplikasi tertentu dapat dipin sehingga lebih mudah dibuka kembali.

Kamera juga mendapat fitur khusus. Salah satunya adalah preview selfie yang memanfaatkan layar luar bersama kamera belakang.

Baca juga : 7 Tools AI yang Berguna untuk Memulai Bisnis di 2026, Bikin Kerja Lebih Efisien

3. Apple Pencil Akhirnya Hadir di iPhone

Ini merupakan salah satu perubahan yang cukup mengejutkan. iPhone Duo mendukung Apple Pencil untuk pertama kalinya dalam sejarah iPhone.

Dengan layar 7,6 inci ketika dibuka, keputusan tersebut memang terasa masuk akal. iPhone Duo bahkan mulai terasa seperti perpaduan antara iPhone dan iPad mini.

Namun, Apple Pencil tidak disertakan dalam paket penjualan. Tidak tersedia pula slot khusus untuk menyimpan stylus seperti pada beberapa smartphone flagship lain.

Meski begitu, pengguna tetap dapat memakai Apple Pencil pada kedua layar untuk memilih objek, mencatat, maupun melakukan aktivitas kreatif.

4. Dua Layar iPhone Duo Memiliki Rasio yang Sama

Apple juga memberikan perhatian pada detail desain yang mungkin terlihat kecil tetapi penting dalam penggunaan sehari-hari.

Layar luar berukuran 5,4 inci dan layar utama 7,6 inci menggunakan rasio aspek yang sama, yaitu 1:1,4. Tujuannya adalah menciptakan “visual continuity” ketika pengguna berpindah dari satu layar ke layar lainnya.

Layar besar tersebut juga dapat digunakan dalam orientasi portrait maupun landscape. Aplikasi akan menyesuaikan tampilannya secara otomatis.

Dengan pendekatan ini, Apple mencoba mengurangi salah satu masalah umum smartphone foldable, yaitu pengalaman antarmuka yang terasa berubah drastis ketika perangkat dibuka.

5. Kamera iPhone 18 Pro Mendapat Peningkatan Besar

Untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, kamera menjadi salah satu fokus utama.

Keduanya membawa kamera utama 48MP yang kini mendapatkan variable aperture untuk pertama kalinya di iPhone. Teknologi ini memungkinkan kamera mengatur bukaan lensa dengan lebih fleksibel sehingga kontrol terhadap cahaya bisa lebih baik dalam berbagai kondisi.

Apple juga memperkenalkan sensor baru serta computational imaging pipeline yang ditingkatkan.

Aplikasi Camera pun mendapatkan lebih banyak kontrol profesional. Photographic Styles turut diperbarui sehingga pengguna memiliki keleluasaan lebih besar dalam menentukan karakter foto yang dihasilkan.

6. iPhone 18 Pro Max Jadi Raja Baterai

Jika prioritas utama pengguna adalah daya tahan baterai, iPhone 18 Pro Max menjadi pilihan paling menarik dari jajaran iPhone terbaru.

Versi eSIM-nya diklaim mampu memberikan hingga 45 jam pemutaran video dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut menjadi rekor baru untuk iPhone.

Sementara itu, iPhone 18 Pro mampu mencapai hingga 36 jam pemutaran video pada versi eSIM.

Apple juga meningkatkan kemampuan pengisian daya dibandingkan generasi sebelumnya. Jadi, peningkatan kali ini bukan hanya soal kapasitas baterai, tetapi juga efisiensi dan kecepatan pengisian.

7. Chip A20 Pro Membawa Lompatan Performa

Di balik iPhone Duo, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max terdapat chipset A20 Pro.

Chip tersebut menggunakan CPU 6-core, GPU 7-core, serta dua Neural Engine 16-core yang dirancang untuk menangani berbagai tugas AI.

Apple juga memasangkan sistem vapor chamber yang lebih baik untuk membantu menjaga performa ketika perangkat bekerja dalam waktu lama.

Menurut Apple, iPhone 18 Pro mampu memberikan peningkatan sustained performance hingga 40 persen dibandingkan iPhone 17 Pro.

Artinya, peningkatan tersebut bukan hanya mengejar skor benchmark tinggi, tetapi juga menjaga performa agar tetap stabil ketika digunakan untuk tugas berat.

8. AirPods 5 Kini Punya ANC

Apple juga memperkenalkan AirPods 5 sebagai earbud open-ear generasi terbaru.

Menariknya, kedua versi AirPods 5 sama-sama dilengkapi Active Noise Cancellation atau ANC. Apple mengklaim teknologi tersebut mampu menghasilkan pengurangan kebisingan hingga 50 persen lebih baik dibandingkan AirPods 4 dengan ANC.

Selain ANC, mode Transparency juga mendapatkan peningkatan. Suara manusia dan suara lingkungan di sekitar pengguna diharapkan terdengar lebih natural ketika mode tersebut diaktifkan.

9. Siri Recap Membuat Apple Watch Selalu Mendengarkan

Salah satu fitur yang berpotensi menimbulkan perdebatan adalah Siri Recap pada Apple Watch 12.

Fitur ini pada dasarnya dapat memproses percakapan pengguna secara real-time untuk menghasilkan rangkuman yang dapat dilihat kembali nantinya.

Dari sisi fungsi, fitur ini bisa berguna ketika pengguna ingin mengingat informasi penting dari percakapan tanpa harus mencatatnya secara manual.

Namun, isu privasi tentu menjadi perhatian. Apple mengatakan audio diproses secara real-time dan tidak direkam. Perusahaan juga menyatakan bahwa tidak ada pihak, termasuk Apple, yang dapat mengakses aliran audio tersebut.

10. iOS 27 Resmi Meluncur 14 September

Setelah pertama kali diperkenalkan pada Juni, iOS 27 akhirnya akan tersedia secara luas mulai 14 September.

Salah satu fitur terbesar adalah peningkatan Siri berbasis AI. Apple ingin Siri menjadi asisten yang lebih mampu memahami konteks, berinteraksi dengan aplikasi, serta memberikan jawaban yang lebih komprehensif.

Jika implementasinya sesuai dengan yang dijanjikan, Siri tidak lagi sekadar menjadi alat untuk menjalankan perintah sederhana, tetapi semakin mendekati konsep asisten AI modern.

11. Apple Watch 12 dan Ultra 4 Mendapat Health Sensing System

Apple tidak melupakan lini smartwatch. Apple Watch 12 dan Apple Watch Ultra 4 mendapatkan sistem sensor kesehatan yang disebut Health Sensing System.

Apple mengklaim kedua perangkat menawarkan kemampuan pengukuran detak jantung yang sangat akurat melalui kombinasi sensor optik dan elektrik yang lebih baik.

Pengukuran heart rate serta heart rate variability (HRV) juga dilakukan dengan frekuensi yang lebih tinggi.

Tujuannya adalah memberikan informasi yang lebih detail mengenai kondisi kebugaran pengguna sehari-hari.

12. Aplikasi Health Dirancang Ulang

Pembaruan hardware kesehatan juga diikuti dengan perubahan pada aplikasi Health di iPhone.

Apple menambahkan tab Insights yang menyediakan informasi kesehatan secara lebih kontekstual. Ada pula tab Longevity yang memberikan gambaran kesehatan dalam perspektif jangka panjang.

Salah satu fitur menariknya adalah Health Age, yang membandingkan sejumlah metrik kebugaran dengan usia aktual pengguna.

Konsep ini menunjukkan bahwa Apple semakin ingin menjadikan iPhone dan Apple Watch sebagai bagian dari ekosistem pemantauan kesehatan jangka panjang.

13. Apple TV 4K Baru Belum Muncul

Tidak semua rumor akhirnya menjadi kenyataan.

Apple TV 4K baru tidak diperkenalkan dalam acara tersebut, padahal generasi ketiga sudah dirilis pada 2022.

Meski demikian, kemunculan perangkat baru dalam kode software Apple sebelumnya membuat kemungkinan kehadiran generasi berikutnya masih terbuka.

Jadi, bagi pengguna yang menunggu Apple TV 4K baru, tampaknya masih harus bersabar.

14. iPhone 18 Reguler Belum Diperkenalkan

Ada satu pertanyaan besar setelah acara selesai: ke mana iPhone 18 reguler?

Jawabannya kemungkinan bukan dibatalkan. Apple disebut-sebut berencana mengubah jadwal peluncuran untuk model iPhone standar.

Model tersebut diperkirakan hadir sekitar Maret bersama iPhone Air 2 dan iPhone 18e.

Strategi ini bisa memberikan beberapa keuntungan bagi Apple. Perusahaan dapat menyebarkan pendapatan lebih merata sepanjang tahun, mengurangi tekanan untuk meluncurkan seluruh hardware dan software dalam satu periode September, serta menghadapi kompetitor yang sudah lebih dahulu meluncurkan smartphone flagship mereka pada awal tahun.

15. Kenaikan Harga Tidak Terlalu Ekstrem

Masalah harga juga menjadi bagian penting dari acara kali ini.

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max memang mengalami kenaikan harga sekitar US$100 dibandingkan pendahulunya.

Namun, kenaikan tersebut relatif masih terkendali jika mempertimbangkan kondisi industri teknologi yang sedang menghadapi tekanan harga komponen, termasuk memori.

Di sisi lain, Apple Watch generasi baru mempertahankan harga seperti generasi sebelumnya. AirPods 5 bahkan hadir dengan harga peluncuran yang lebih rendah dibandingkan AirPods 4.

Apple Sedang Mengubah Strategi Produk

Jika seluruh pengumuman tersebut dilihat sebagai satu kesatuan, acara Apple kali ini sebenarnya menunjukkan perubahan yang cukup besar.

iPhone Duo menandai masuknya Apple ke pasar foldable. iPhone 18 Pro menunjukkan fokus yang semakin kuat pada kamera profesional dan AI. A20 Pro menjadi fondasi performa generasi baru, sementara iOS 27 membawa Siri ke era AI yang lebih serius.

Di saat yang sama, Apple Watch semakin diarahkan sebagai perangkat kesehatan, sedangkan AirPods mendapatkan peningkatan pada audio dan noise cancellation.

Yang paling menarik justru bukan satu produk tertentu, melainkan bagaimana semuanya saling terhubung. Apple tampaknya semakin membangun ekosistem di mana iPhone, Apple Watch, AirPods, aplikasi kesehatan, dan AI bekerja bersama.

Namun, iPhone Duo tetap menjadi simbol terbesar dari perubahan tersebut. Setelah bertahun-tahun membiarkan Samsung, Google, dan produsen Android lainnya bermain di pasar foldable, Apple akhirnya masuk ke arena tersebut.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah Apple akan membuat iPhone lipat, melainkan apakah pendekatan Apple terhadap foldable mampu memberikan pengalaman yang cukup berbeda untuk membenarkan harga hampir US$2.000.

Jika jawabannya iya, iPhone Duo berpotensi menjadi salah satu produk paling menentukan dalam perjalanan iPhone modern.


Posting Komentar